Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 15 Juni 2026
home masjid detail berita

Kenali 3 Jenis Hujan dalam Islam, Ada Manfaat Masing-Masing

mahmuda attar hussein Selasa, 22 Maret 2022 - 12:50 WIB
Kenali 3 Jenis Hujan dalam Islam, Ada Manfaat Masing-Masing
Ilustrasi hujan di perkotaan. (Foto: iStock).
LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 3 jenis hujan yang harus dikenali umat Islam. Hal tersebut tidak bisa dianggap fenomena alam biasa, namun ada manfaat dan tujuannya masing-masing.

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, dengan kuasa dan rahmat-Nya, Allah mengatur tata kelola kehidupan di alam semesta. Hujan, menjadi salah satu bukti bentuk perawatan, pengelolaan, dan penjagaan Allah kepada semesta alam, sehingga tertata dengan sempurna.

"Setidaknya ada tiga hal yang melekat dalam hujan yang bisa kita baca, baik dalam Al-Quran maupun hadis," jelas dia dikanal YouTubenya, Adi Hidayat Official, dikutip Senin (21/3/2022).

Baca Juga: Tanpa Sesajen dan Dukun, Begini Cara Alihkan Hujan dalam Islam

1. Hujan Berkah

Di antara bentuk penjagaan Allah kepada semesta yang melahirkan maslahat, sekaligus bentuk kasih sayangnya terhadap seluruh hamba adalah dengan mengatur cuaca.

Dari cuaca ini melahirkan manfaat keberkahan dan kebaikan baik bagi pertumbuhan tanah manusia, bahkan alam seluruhnya.

"Hujan berkah ini adalah yang Allah turunkan demi memberikan kesuburan tanah. Sehingga lahan menjadi gembur, kemudian melahirkan pertumbuhan yang baik," katanya.

Fasilitas tersebut juga memberikan kenyamanan bagi pertumbuhan, untuk tumbuh berkembang, berbunga, dan berbuah. Hasilnya bisa dinikmati.

QS. Al-Baqarah Ayat 22: "(Dialah) yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia hasilkan dengan (hujan) itu buah-buahan sebagai rezeki untukmu. Karena itu janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui."

2. Hujan Hikmah

Jenis hujan yang Allah turunkan ini bertujuan untuk memberikan hikmah kepada manusia. Dalam hal ini, hujan bertujuan memberikan satu gambaran kepada umat.

"Artinya, sebagian pola kehidupan manusia seringkali keliru dalam menata lingkungan hidup," katanya.

Sehingga, aliran air dari hujan melahirkan bencana banjir. Hal itu dimaksudkan sebagai pesan dan kesan dari Sang Pencipta, agar manusia hidup berdampingan dengan alam, dan harus menjaganya.

"Di sini ada cara mengelola yang tidak benar, supaya dengan itu diperbaiki, agar tata letak kota lebih baik, agar berkehidupan jadi lebih nyaman," jelasnya.

3. Hujan Azab

Ini adalah hujan yang sifatnya harus betul-betul dihindari, karena berupa hukuman nyata. Biasanya bagi orang-orang yang memang menantang azab, bermaksiat tinggi, sampai meminta kepada Allah untuk segera membuktikan azab.

"Seperti yang terjadi pada umat Nabi Luth AS ketika menantang azab, dan direspon dengan ketentuan Allah yang menurunkan hujan. Bukan air lagi bentuknya, tapi hujan dalam bentuk batu," ungkapnya.

Dijelaskannya, hujan yang bersifat azab, merupakan bentuk terburuk dari apa yang diturunkan langit.

Terlepas dari itu semua, kata Adi, Allah menurunkan hujan dengan aturan terbaiknya, mulai dari rintik, gerimis, hingga deras. Artinya, Allah menunjukkan tahapan yang terukur.

"Sebab boleh jadi hujan itu untuk menumbuhkan tanaman, sehingga dikasih dengan intensitas deras. Sementara di sisi lain, mungkin butuh curah hujannya sangat tinggi, untuk menunjukkan ada yang tidak tepat dalam pengelolaan kehidupan," katanya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 15 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:49
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)