Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 01 September 2026
home lifestyle muslim detail berita

Sosiolog UGM: Telusuri Penyebab Perempuan Depresi di Tiga Ranah Ini

Fifiyanti Abdurahman Rabu, 23 Maret 2022 - 16:26 WIB
Sosiolog UGM: Telusuri Penyebab Perempuan Depresi di Tiga Ranah Ini
Ilustrasi perempuan yang mengalami depresi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Nama Kanti Utami, warga Desa Tonjong, Brebes, Jawa Tengah, tengah menjadi perbincangan publik karena menganiaya tiga anaknya dengan senjata tajam, hingga salah satunya tewas. Tragedi tersebut terjadi pada Ahad (20/3/2022). Disinyalir, Kanti melakukan penganiayaan tersebut dipicu desakan ekonomi sehingga dirinya mengalami depresi.

Sosiolog Universitas Gadjah Mada (UGM), Sunyoto Usman mengatakan fenomena depresi pada perempuan bisa ditelusuri dari peran dan statusnya dalam tiga ranah, yaitu keluarga kecil, keluarga besar atau extended family dan di rana masyarakat.

Baca juga: Salahkah Seseorang Terlahir dengan Privilege? Ini Kata Sosiolog UGM

Menurut Sunyoto, depresi terjadi ketika harapan-harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Kemungkinan lainnya akibat pergeseran peran perempuan yang tidak lagi sentral seperti dulu.

"Dalam keluarga kecil, biasanya wanita dijadikan sebagai media transfer knowledge, pengetahuan itu diberikan kepada anak-anaknya. Bisa dilihat, di rumah banyak peran yang dilakukan oleh ibu daripada ayah," kata Sunyoto kepada Langit7, Rabu (23/3/2022).

Di ranah keluarga besar, lanjut dia, perempuan berperan sebagai penyambung jaringan keluarga besar. Misal perempuan bisa menjadi bagian penting untuk memperluas dan memperkuat marga suami karena ia sudah mengikuti keluarga pasangannya itu.

"Pada extended family, saat ini sudah banyak ke sektor publik contoh bekerja. Jadi, peran perempuan sebagai media transfer knowledge melemah karena anak-anak sudah mendapatkan knowledge dari media sosial," katanya.

Selanjutnya, Kaprodi S3 Politik Islam Pasca Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini mengatakan di sektor publik, perempuan dihadapkan dengan pembagian peran publik dan domestik.

Baca juga: Sosiolog: Perilaku Konsumtif Harus Diimbangi Kemampuan Finansial

Meskipun sudah berada di ranah publik tetapi ia juga harus memiliki peran di sektor domestik. Ini merupakan peran yang tidak mudah, apalagi ketika menyatukan kedua peran besar tersebut.

Hal inilah bisa menjadi salah satu faktor perempuan terkena depresi. Karena peran-perannya terkikis, tidak lagi sentral seperti dulu.

"Dan ini tidak ada hubungannya dengan profesinya. Tetapi dilihat seberapa jauh ia memiliki peran transfer of knowledge dalam keluarga, perkuat keluarga besarnya, dan membagi keseimbangan domestik dan publik," pungkasnya.

Lantas, bagaimana mengatasinya? Sunyoto mengatakan peran lembaga-lembaga sosial sangat penting, misalnya dengan membuka konsultasi pada ibu rumah tangga dan sebagainya.

Baca juga: Tren Sewa iPhone, Sosiolog: Era Sekarang, Hal Simbolik Melebihi Fungsinya

Tidak hanya itu, Sunyoto melanjutkan, aturan-aturan yang dibuat juga harus jelas antara domestik dan publik. Artinya tidak boleh memberikan tekanan yang berlebihan pada perempuan.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 01 September 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan