Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 30 Juli 2026
home global news detail berita

Penetapan 1 Ramadhan Berpotensi Berbeda, Begini Penjelasannya

Muhajirin Sabtu, 26 Maret 2022 - 15:00 WIB
Penetapan 1 Ramadhan Berpotensi Berbeda, Begini Penjelasannya
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Fenomena penetapan 1 Ramadhan sudah sering terjadi di Indonesia. Ini karena Kementerian Agama RI mengadopsi kriteria penetapan awal puasa dari negara lain.

Peneliti astronomi dari Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (OR Lapan) BRIN, Thomas Djamaluddin, mengatakan, Kemenag RI mengadopsi kriteria baru Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Hal itu bisa dilihat dari garis tanggal awal Ramadhan 1443 H yang secara jelas menunjukkan potensi perbedaannya. Dengan kriteria Wujudul Hilal, Muhammadiyah sudah memutuskan 1 Ramadhan 1443 H jatuh pada 2 April 2022. Namun, hilal terlalu rendah untuk diamati.

Baca juga: Pimpinan Gontor: Ramadhan Penghormatan untuk Orang Beriman

Sementara, secara umum di wilayah Indonesia, tinggi bulan kurang dari 2 derajat. Itu artinya, rukyatul hilal (pengamatan hilal) pada saat maghrib 1 April berpotensi tidak terlihat.

“Kalaupun ada yang melaporkan menyaksikan, itu sangat meragukan sehingga berpotensi ditolak saat sidang isbat. Sehingga berdasarkan rukyat, 1 Ramadhan 1443 H kemungkinan besar pada 3 April 2022,” kata Thomas, dikutip laman resmi Lapan, Sabtu (26/3/2022).

Sementara itu, pada Takwin Standar (kalender Islam rujukan) oleh Kementerian Agama memang tercantum 1 Ramadhan 1443 H jatuh pada 2 April 2022. Itu berdasarkan ketinggian bulan (dengan perhitungan lain) di Pelabuhan Ratu sedikit di atas 2 derajat.

Dengan menggunakan kriteria lama, memang kondisi itu sudah dianggap masuk tanggal baru. Tapi, dengan perhitungan yang lebih akurat, misal dari Accurate Times, di kawasan barat Indonesia pun tinggi bulan pada 1 April 2021 umumnya di bawah 2 derajat.

“Ini data hisab (perhitungan astronomi) di Surabaya, Jakarta, dan Medan yang menunjukkan tinggi bulan (Topographic Moon Altitude) kurang dari 2 derajat,” jelas Thomas.

Sejak awal 2022, Kemenag mengadopsi Kriteria Baru MABIMS, yaitu tinggi bulan minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. Dengan kriteria itu, posisi bulan di wilayah Indonesia dan negara-negara Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura belum memenuhi kriteria.

Kriteria MABIMS pada 1 April membuat posisi bulan tidak mungkin teramati, jadi 1 Ramadhan 1443 H jatuh pada 3 April 2022. Ini memungkinkan sidang isbat akan memutuskan awal puasa pada 3 April.

Baca juga: Biasakan 4 Hal Ini Jelang Ramadhan, Bikin Puasa Makin Berkah

“Sangat mungkin sidang isbat pada 1 April 2022 akan memutuskan 1 Ramadhan 1443 H jatuh pada 3 April, berbeda dengan Muhammadiyah yang mengumumkan 1 Ramadhan 1443 H jatuh pada 2 April 2022,” kata Thomas.

Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1443 H pada 2 April 2022. Penetapan itu dilakukan lewat Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.0/E/2022.

Penetapan Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah 1443 H itu berdasarkan hasil hisab. 1 Ramadhan jatuh pada 2 April 2022, 1 Syawal jatuh pada 2 Mei 2022, dan 1 Dzulhijjah jatuh pada 30 Juni 2022. Hari Arafah (9 Dzulhijjah) jatuh pada 8 Juli dan Idul Adha (10 Dzulhijjah) jatuh pada 9 Juli 2022.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 30 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:58
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan