LANGIT7.ID, Jakarta - Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia siap menampung kembali kunjungan wisatawan asing khususnya dari Australia.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan saat Indonesia mulai membuka pembatasan internasional sejak 8 Maret 2022 lalu. Hal ini untuk memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Seiring dengan pembukaan kembali perbatasan Indonesia dengan dunia internasional secara bertahap, kami siap menyambut kedatangan wisatawan mancanegara, khususnya dari Australia ke Bali dan destinasi-destinasi lainnya di Indonesia," kata Sandiaga dalam pertemuannya dengan Duta Besar Australia untuk Indoensia, Penny Williams, dalam keterangan persnya dikutip Selasa (5/4/2022).
Baca juga: Kemenparekraf Minta PHRI Tidak Naikkan Tarif BerlebihanAustralia, jelas Sandiaga, menjadi salah satu dari 42 negara yang masuk ke dalam daftar penerima kebijakan visa on arrival.
"Selain itu kami juga perlu menjelaskan mengenai kebijakan-kebijakan kami terhadap dunia internasional, khususnya Australia,” katanya.
Sandiaga menjelaskan bahwa kebijakan tersebut sebagai salah satu bentuk kepedulian pemerintah Indonesia terhadap keselamatan dan kesehatan wisatawan.
“Hingga saat ini Indonesia terus berusaha mengendalikan angka penyebaran Covid-19. Sehingga, wisatawan mancanegara bisa merasa aman dan yakin untuk berkunjung ke Indonesia,” ungkapnya.
"Jadi dengan semakin terkendalinya pandemi di Indonesia, maka wisatawan internasional akan semakin yakin untuk berkunjung ke Indonesia," ujar Sandiaga.
Sementara itu, Penny Williams menuturkan bahwa publik Australia sudah tidak sabar untuk bisa berkunjung kembali ke Indonesia, terkhusus Pulau Dewata Bali.
"Di Australia juga ada banyak Warga Negara Indonesia, baik itu yang tengah mengenyam pendidikan di universitas-universitas di negara kami maupun yang bekerja. Sehingga pembukaan kembali perbatasan Indonesia dan Australia ini menjadi angin segar bagi para WNI yang tinggal di Australia," ujar Penny.
Baca juga: 5 Tips Berwisata saat Ramadhan supaya Puasa Tambah Semangat Menurut Penny, tugasnya sebagai Duta Besar Australia untuk Indonesia salah satu misinya adalah untuk memperkuat kerja sama negaranya dan Indonesia dalam berbagai bidang. Terutama di sektor ekonomi.
"Jadi kami siap berkolaborasi sehubungan dengan penguatan kerja sama ekonomi kita. Terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," ujar Penny
(sof)