Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home masjid detail berita

Tafsir Ali Imran 102: Laksanakan Perintah Allah dengan Maksimal

fajar adhitya Jum'at, 15 April 2022 - 01:10 WIB
Tafsir Ali Imran 102: Laksanakan Perintah Allah dengan Maksimal
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Allah menyerukan kepada hamba-hambaNya untuk bertakwa dengan sebenar-benarnya takwa. Seruan takwa pada surat Ali Imran ayat 102 sering disampaikan khatib Jumat.

Surat Ali Imran ayat 102:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

Arti: Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.

Ayat ini turun berkenaan dengan seruan kepada kaum Muslimin terutama kaum Aus dan Khazraj agar mereka tetap di Madinah, beriman, bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benar takwa, dengan memenuhi segala kewajiban takwa.

Baca Juga: Semarakkan 17 Ramadhan, JIC Akan Helat Khatmul Quran Kubra

Dengan mengerahkan segala daya dan kemampuan untuk melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, secara keseluruhan, dan jangan mati, melainkan dalam keadaan memeluk agama Islam.

Dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan, mengenai firman Allah اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِه "Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya."

Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Abdullah Ibnu Mas'ud, ia berkata: "Agar Dia ditaati dan tidak ditentang, diingat dan tidak dilupakan, disyukuri, dan tidak diingkari." Isnad ini shahih mauquf.

Sa'id bin Jubair, Abul 'Aliyah, Rabi' bin Anas, Qatadah, Muqatil bin Hayyan, Zaid bin Aslam, as-Suddi dan yang lainnya berpendapat, bahwa ayat ini dinasakh dengan firman Allah فَاتَّقُوا اللّٰهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ yang artinya “Maka bertakwalah kepada Allah menurut kemampuanmu." (QS. At-Taghaabun: 16).

Baca Juga: Bulan Ramadan, Momen Tingkatkan Kesalahen Individu dan Sosial

Ali bin Abi Thalhah, meriwayatkan dari Ibnu 'Abbas, ia berkata, "Ayat tersebut tidak dinasakh, tetapi yang dimaksud takwa yang sebenar-benarnya adalah berjihad di jalan Allah sebenar-benar jihad dengan tidak merasa takut terhadap celaan orang-orang yang suka mencela, berlaku adil meskipun terhadap diri mereka sendiri, orang tua, dan anak-anak mereka."

Sedangkan firman-Nya, وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْن "Dan janganlah sekali-kali kamu meninggal dunia melainkan dalam keadaan beragama Islam," maksudnya, tetaplah berada dalam Islam semasa kalian masih dalam keadaan sehat dan selamat agar kalian meninggal dunia dalam keadaan Islam.

Sebab dengan kemurahan-Nya, Allah yang Maha Pemurah telah menjadikan sunnah-Nya bahwa barangsiapa yang hidup di atas suatu keadaan, maka ia pun akan meninggal dunia dalam keadaan tersebut. Dan barangsiapa meninggal dunia di atas sesuatu keadaan, maka ia pun akan dibangkitkan dalam keadaan itu pula. Semoga Allah melindungi kita dari keadaan selain Islam.

Baca Juga: Apa Pengertian Lailatul Qadar dan Kapan Malam Itu Terjadi?

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)