LANGIT7.ID, Jakarta - Umat Islam bisa berpegangan pada 3 hal penting ini dalam
mengelola keuangan. Tujuannya agar terhindar dari sifat boros dan
pemborosan tanpa manfaat.
Masyarakat harus bisa benar-benar mengelola keuangan, apalagi mereka yang hanya mengandalkan gaji bulanan. Pengaturan keuangan perlu dilakukan secara ketat.
"Uang mesti diatur dengan baik, karena kita cari uang setengah mati, ngabisinnya setengah sadar," kata IDX Islamic Capital Market Division, Derry Yustria, dalam Webinar Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Syariah, Kamis (14/4/2022).
Baca Juga: Harga Barang Naik, Begini Cara Atur Keuangan agar Tidak BorosMasyarakat kerap terjebak untuk membeli barang yang sifatnya konsumtif, seperti smarphone, kendaraan. Padahal ada aset produktif yang lebih bermanfaat,.
"Jadi belilah aset produktif seperti emas, tanah, saham, obligasi, dan sukuk," katanya.
Apa pun yang memberikan uang dan mengalami kenaikan harga tiap tahun bisa disebut sebagai aset produktif. Setelah itu baru seimbangkan pemasukan dan pengeluaran.
Berikut 3 hal penting dalam mengelola keuangan:
1. TabunganDerry mengatakan, tabungan digunakan jika suatu saat kita butuh uang untuk dana darurat. Selain itu tabungan pun bisa dikelola untuk keperluan lainnya di masa mendatang.
2. AsuransiAsuransi sebagai jaminan. Sebab bila kondisi kesehatan tidak bisa diprediksi. Karena itulah perlu perlindungan lewat asuransi.
3. Investasi Sementara untuk memperbesar aset dan mencapai kebutuhan masa depan adalah dengan investasi. Keperluan ini bisa dinikmati di kemudian hari.
(bal)