LANGIT7.ID, Jakarta - Tentara Israel menggencarkan serangan ke
Masjid Al-Aqsa pada Jumat (15/4/2022). Insiden yang mengakibatkan setidaknya 152 warga Palestina mengalami luka-luka tersebut mendapat reaksi keras dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) Indonesia-Palestina
DPR RI, Syahrul Aidi Maazat mengutuk serangan ke tempat suci tersebut. Dia meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bereaksi keras kepada Israel.
Baca Juga: MUI: Kezaliman Tentara Israel di Masjid Al-Aqsa Langgar Hukum Internasional"GKSB DPR RI mengutuk serangan saat orang beribadah ke Masjid al-Aqsa. Kejadian brutal dan melanggar HAM ini terus dipertontonkan Israel ke mata internasional. Kita minta semua negara menyoroti hal ini dan PBB segera bertindak untuk menghentikan serangan Israel ke Palestina," kata Syahrul dalam keterangan persnya, dikutip dari laman DPR RI, Sabtu (16/4/2022).
Syahrul meminta negara-negara barat turut menyoroti hal ini. Dia tidak ingin negara barat menerapkan standar ganda, dengan bereaksi keras atas konflik Rusia-Ukraina namun lemah terhadap konflik Israel-Palestina.
"Kita juga meminta kepada pemerintah menggunakan forum-forum internasional baik di PBB, OKI, G-20 ataupun yang lainnya untuk mencari jalan keluar atas semua konflik yang terjadi di
Palestina," ujar Syahrul.
Baca Juga: Tentara Israel Serang Masjid Al-Aqsa, Puluhan Warga Palestina TerlukaPolitisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai tindakan Israel sudah keterlaluan. Terlebih, serangan Israel ke warga Palestina sudah terjadi sejak puluhan tahun yang lalu. Syahrul pun tak segan menilai Israel seperti benalu.
"Israel ini jadi benalu bagi dunia. Selalu jadi pemantik berbagai konflik internasional. Kita semua harus tegas, negara seperti ini harus dihilangkan dari peta global," ucap Anggota Komisi V DPR RI itu
Baca Juga:
Warga Palestina Bersihkan Puing Usai Serbuan Israel di Masjid Al-Aqsa
152 Orang Terluka Akibat Serangan Israel di Masjid Al-Aqsa(asf)