Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 31 Agustus 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Pesan Pimpinan Gontor untuk Penuntut Ilmu: Jangan Merasa Minder dan Super

Muhajirin Jum'at, 22 April 2022 - 17:08 WIB
Pesan Pimpinan Gontor untuk Penuntut Ilmu: Jangan Merasa Minder dan Super
Foto: gontortv
LANGIT7.ID, Jakarta - Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, KH Hasan Abdullah Sahal, mengingatkan para penuntut ilmu agar tidak merasa minder dan super. Dua sifat itu bertolak belakang, tapi sama-sama tidak baik jika dimiliki penuntut ilmu.

KH Hasan menjelaskan, saat ini nilai-nilai tholabul ilmi (menuntut ilmu) sudah banyak yang tergerus, kian hari makin menurun. Banyak orang menuntut ilmu hanya karena ingin dekat dengan ulama ataupun akademisi.

“Jangan lupa nasihat para ulama, barangsiapa yang menuntut ilmu hanya untuk bersanding dengan para ulama, orang pintar, akademisi, untuk berdebat, maka tidak akan mendapatkan bau surga,” kata KH Hasan di Gontor TV, dikutip Jumat (22/4/2022).

Baca juga: Pimpinan Gontor: Ramadhan Penghormatan untuk Orang Beriman

Niat menuntut ilmu harus ikhlas karena Allah Ta’ala. Dia menjelaskan, barangsiapa yang menuntut ilmu karena Allah, maka orang itu akan disegani oleh semua orang. Hal berbeda terjadi jika menuntut ilmu bukan karena Allah.

“Kalau mencari ilmu bukan karena Allah, dia akan takut dengan apa saja,” kata KH Hasan.

Menuntut ilmu bukan sekadar duduk manis di dalam kelas. Ada nilai yang lebih tinggi dari itu. Fase kelas hanya masih dalam tahap pengetahuan. Suatu saat kelak, penuntut ilmu akan menghadapi kenyataan.

Saat berhadapan dengan kenyataan, pada saat itulah pengetahuan yang didapat di dalam kelas diuji. Tidak sekadar membaca kenyataan, mereka harus mencari solusi. Jika solusi sudah didapat, mereka harus segera bertindak.

“Masalah, analisis, solusi, action. Itulah hakikat menuntut ilmu. Bukan hanya teori-teori. Teori saja tidak selesai,” kata KH Hasan.

Maka itu, kata dia, siapa saja bisa berkembang menjadi ilmuwan. Namun, menuntut ilmu harus memiliki niat karena Allah. Penuntut ilmu tidak boleh tertipu sehingga menjadi minder dan super.

“Jangan sampai tertipu, minder atau super. Jangan merasa rendah diri. Merasa tinggi diri juga jangan. Tahu dirilah apa yang bisa kamu kerjakan, harus kau kerjakan,” tutur KH Hasan.

Seorang penuntut ilmu harus memiliki hati dan jiwa yang baik. Dua modal itu akan menjadi pondasi penting dalam mengarungi kehidupan dunia yang penuh warna-warni.

Baca juga: Ilmu, Iman, dan Amal dalam Islam tidak Bisa Dipisahkan

“Jangan sampai tertipu dengan kesarjanaan, keilmiahanmu, keduniahanmu. Jangan sampai kamu menjadi orang terpeleset, karena sudah masuk dalam golongan orang yang tidak tahu tapi merasa tahu,” jelas KH Hasan.

Menurut KH Hasan, penuntut ilmu memiliki tingkatan. Derajat paling tinggi adalah mereka yang bisa membersihkan hati dari rasa minder dan super.

“Derajat penuntut ilmu paling tinggi adalah, kalau dia mengatakan, aku tidak tahu apa-apa. Derajat paling rendah adalah aku sudah bisa apa-apa. Berarti yang tengah adalah yang mengatakan, ‘ternyata orang pintar sepertiku banyak sekali,” ucap KH Hasan.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 31 Agustus 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:57
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan