LANGIT7.ID, Jakarta - Ada tips agar bisnis
baju lebaran bisa laris manis. Apalagi bisnis pakaian akan sangat membludak dan mengalami kelonjakan permintaan jelang
malam takbiran.
Umat Islam akan memeriahkan lebaran dengan baju baru agar tampil lebih menarik. Tips ini dirangkum dari berbagai sumber untuk para pengusaha muslim yang ingin memeriahkan bisnisnya di
bulan Ramadhan.
Baca Juga: Ide Bisnis Jelang Hari Raya, Bikin Parsel dan Pasarkan Online1. Gunakan marketplaceMarketplace sebagai tempat berjualan online, memudahkan Sahabat dalam menampilkan, menjual, dan bertransaksi secara online.
Apalagi, jika Sahabat hanya berjualan di bulan Ramadhan saja. Orang-orang yang membuka marketplace biasanya memang sudah siap untuk membeli sebuah produk.
2. Buat penawaran menarikMenjual produk dilakukan melalui upaya dengan memberikan penawaran yang menarik. Sayangnya, banyak para penjual online kurang mampu membuat penawaran yang menarik hati calon konsumennya.
Penawaran menarik ini bisa diberikan mulai dari gratis ongkos kirim, potongan harga atau diskon, penawaran berupa paket bundle.
3. Foto yang utamaSeperti diketahui, berjualan online adalah berjualan foto. Artinya, jika Sahabat menawarkan produk fesyen muslim secara online, maka tampilkanlah foto produk dengan kualitas tinggi.
Tapi perlu diingat, kualitas foto ini bukan berarti antara model dan produk yang dijual berbeda. Sahabat juga harus memastikan agar pakaian yang difoto dan yang dijual merupakan produk yang sama.
Hal itu dilakukan agar pembeli tidak komplain atau merasa tertipu ketika barang diterima.
4. Tentukan pasarAda banyak sekali ragam fesyen muslim yang beredar di pasar. Nah, Sahabat harus memastikan mana pangsa pasar yang ditargetkan.
Kalau Sahabat menyasar muslimah remaja, maka produk fesyen juga harus menampilkan kesan kekinian, dan harga yang terjangkau bagi kantong remaja.
Target pasar yang terlalu umum akan menyulitkan Sahabat dalam menjual produk. Sebaliknya, dengan pasar yang lebih spesifik, akan membantu Sahabat fokus pada strategi yang lebih tepat sasaran.
5. Harga bersaingWalaupun Sahabat sedang mencari tambahan THR dengan berbisnis pakaian saat Ramadhan, tapi Sahabat tidak boleh menetapkan harga terlalu tinggi.
Jika Sahabat menargetkan produk harus habis terjual selama bulan Ramadhan, maka harga tidak boleh terlalu mahal. Jika tidak, bisa dipastika produk Sahabat belum laku hingga usai Lebaran.
Sahabat bisa mengikuti harga pasaran, sehingga konsumen juga merasa harga produk masih dalam batas wajar.
Itulah tips agar bisnis bulan Ramadhan Sahabat Langit7 bisa laris manis. Semoga bermanfaat.
(bal)