Hikmah Ramadhan, Emil Dardak: Kepekaan Sosial dan Harapan
MuhajirinRabu, 27 April 2022 - 23:00 WIB
Foto: Langit7
LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, menilai Ramadhan berkaitan erat dengan upaya perbaikan bangsa. Masyarakat Indonesia masih berada di tengah pusaran pandemi Covid-19. Namun, itu perlu disyukuri karena tanda-tanda menuju pemulihan semakin terlihat.
Tidak dipungkiri, banyak kesulitan yang dihadapi bangsa Indonesia. Banyak orang kehilangan orang yang dicintai karena pandemi. Begitu pun banyak orang mengalami kerugian harta karena kondisi ekonomi yang tidak menentu.
“Tentunya bulan Ramadhan ini menjadi sebuah momentum bagi kita semua, bagi yang lebih beruntung untuk semakin meningkatkan kepekaan sosial, beramal dan meringankan beban dari saudara-saudara kita,” kata Emil Dardak dalam program Hikmah Ramadhan LANGIT7.ID.
Ramadhan juga memberikan harapan, terutama bagi orang-orang yang tengah terhimpit berbagai kesulitan. Ibadah yang dilipatgandakan pahalanya memberikan semangat, sesungguhnya hidup hanya persinggahan sebelum melanjutkan perjalanan ke negeri akhirat.
“Segala kesulitan di dunia, apabila dijawab dengan ketabahan dan rasa tawakal, insya Allah akan semakin memberikan kita investasi akhirat yang lebih baik. Tentu tidak mudah bagi yang menjalankan, lebih mudah bagi yang mengatakan. Tetapi, kita hadir di sini untuk saling memberikan semangat,” tutur Emil Dardak.
Emil Dardak mengatakan, para stakeholder di pemerintahan juga berjuang semaksimal mungkin meringankan beban-beban warga terdampak Covid-19. Baik melalui program kepedulian sosial, upaya meningkatkan dan memulihkan ekonomi masyarakat, dan berbagai macam upaya lain.
“Namun kami meyakini, di bulan Ramadhan ini, semakin terasa kesejukan di dalam kalbu kita semua, yang kemudian akan semakin meningkatkan kekuatan sosial masyarakat untuk saling tolong-menolong,” kata Emil Dardak.
Dia menyebut pemerintah tidak bisa bergerak sendiri tanpa peran serta masyarakat. Kepedulian sosial akan menjadi aset yang luar biasa untuk memulihkan bangsa ini dari pandemi.
“Mudah-mudahan berkah dari bulan Ramadhan bisa kita rasakan, dan bisa membawa bangsa ini ke perbaikan yang kita dambakan,” ucap Emil.
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.