LANGIT7.ID, Jakarta - Timnas U-23 Indonesia akan bertemu dengan Malaysia untuk perebutan posisi ketiga SEA Game ke-31 di Hanoi Vietnam.
Malaysia pada akhirnya harus mengakui keunggulan Vietnam setelah kalah dengan skor tipis 1-0 di Stadion Viet Tri, Provinsi Phu Tho, Kamis (19/5/2022) malam.
Striker Vietnam, Nguyen Thien Linh memecah kebuntuan pada menit ke-110 di masa perpanjangan waktu, lewat tandukan kepala. Skor bertahan 1-0 untuk kemenangan Naga Emas hingga wasit meniup peluit panjang. Vietnam dipaksa menang dengan susah payah atas Malaysia.
Baca juga: 3 Pemain Timnas U-23 Kena Kartu Merah, Indonesia Kalah Tipis dari Thailand 1-0Sebenarnya Nguyen Thien Linh sudah mendapatkan tiga peluang sepanjang pertandingan, tapi di peluang keempat baru bisa dikonversi menjadi gol.
Penonton tuan rumah yang memadati Stadion Viet Tri pun larut dalam kegembiraan merayakan gol dari Thien Linh setelah melewatii masa-masa sulit di waktu normal.
Kemenangan atas Malaysia ini mengantarkan Vietnam bertemu dengan Thailand di partai final SEA Games 2021 yang digelar pada 22 Mei 2022 mendatang.
Sementara, di hari yang sama,
Timnas U-23 Indonesia akan bentrok kontra Malaysia untuk perebutan medali perunggu atau posisi ketiga.
Baca juga: Timnas U-23 Dikalahkan Thailand, Ini Komentar Shin Tae-yong Soal Kinerja WasitYang patut disayangkan, Indonesia tidak akan diperkuat oleh Rahmat Irianto, Ricky Kambuaya dan Firza Andika melawan Malaysia. Ketiganya harus absen karena mendapatkan kartu merah, saat tim dikalahkan Thailand 1-0 di babak semifinal, Kamis (19/5/2022).
“Saya merasa kasihan ketika para pemain harus menerima kartu kuning, kartu merah. Para pemain tidak menunjukkan jiwa ksatria,” kata Shin Tae-yong di kutip dari Zingnews.
“Saya juga tidak tahu bagaimana menghadapi pemain yang dikartu merah dan cedera. Namun saya berjanji Indonesia U-23 akan melakukan yang terbaik di pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Bentrok Timnas U-23 versus Malaysia di perebutan posisi ketiga diprediksi bakal menarik. Kedua tim sama-sama kuat dan bernasib sama di partai semifinal, hanya kalah selisih satu gol dari lawannya.
(sof)