LANGIT7.ID, Jakarta - Pasangan
suami istri yang sedang merencanakan
kehamilan sebaiknya mengawali proses skrining lebih dulu. Tujuannya untuk mendeteksi kesehatan jasmani.
Dokter spesialis kandungan dan kebidanan dr Yassin Yanuar mengatakan, sangat penting bagi calon ibu dan ayah untuk saling terbuka dengan kondisi kesehatan masing-masing.
"Jadi dapat mencegah berbagai kemungkinan di kemudian hari," ujar Yassin dikutip dari
Antaranews, Senin (23/5/2022).
Selain kesehatan orang tua, hal yang tak kalah penting dalam merencanakan kehamilan yakni dukungan sosial seperti keluarga, lingkungan kerja, kondisi finansial dan lainnya.
Baca Juga: Kenali Waktu Tepat Cek Kehamilan dengan Test PackCalon orang tua juga perlu untuk mengakses berbagai informasi terkait kehamilan, persalinan dan pola asuh anak agar lebih percaya diri dalam menjalani peran barunya.
Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator keberhasilan upaya kesehatan ibu. Sebagian besar kematian ibu selama proses kehamilan, persalinan dan nifas dapat dicegah.
Penyebab langsungnya antara lain pendarahan, preeklampsia, dan infeksi. Sedangkan penyebab tidak langsungnya seperti usia terlalu muda (kurang dari 20 tahun), terlalu tua (lebih dari 35 tahun), terlalu sering (jarak antar kelahiran kurang dari 2 tahun), terlalu banyak (jumlah anak kurang dari 3 tahun lebih dari 2).
"Terlambat mengenali bahaya, terlambat ke fasilitas kesehatan, terlambat mendapatkan pelayanan kesehatan," kata Yassin.
Selain itu, beberapa faktor kesehatan yang masih banyak terjadi pada perempuan, yang juga dapat menjadi resiko selama kehamilan dan persalinan berlangsung adalah Kurang Energi Kronik (KEK), anemia, HIV, dan lain-lainnya.
Gaya hidup sehari-hari tanpa disadari juga memiliki peran penting terhadap kesiapan fisik seseorang menuju kehamilan. Hal ini dapat menjadi penghambat kesuburan baik dari sisi perempuan maupun laki-laki di antaranya seperti merokok (merusak oosit pada perempuan) dan konsumsi alkohol (penurunan kualitas sperma).
Olahraga yang terlalu berat atau lebih dari 5 jam per minggu, terbukti mampu menurunkan tingkat kesuburan.
Orang tua yang memiliki riwayat penyakit seperti diabetes, hipertensi kronis, asma, penyakit tiroid, penyakit jantung, epilepsi, penyakit ginjal kronis, penyakit autoimun, dan lainnya wajib melakukan pemeriksaan terlebih dulu sebelum merencanakan kehamilan agar dapat diperbaiki sejak dini.
(bal)