Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 03 Mei 2026
home masjid detail berita

Tafsir Al-An'am Ayat 39: Berharganya Sebuah Hidayah Allah

fajar adhitya Selasa, 24 Mei 2022 - 12:02 WIB
Tafsir Al-An'am Ayat 39: Berharganya Sebuah Hidayah Allah
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Surat Al-An'am ayat 39 menyiratkan betapa berharganya hidayah Allah Swt. Mereka yang mendustakan ayat-ayat Allah tidak berarti telah melemahkan syariat-Nya.

Justru sebaliknya, mereka yang mendustakan ayat-ayat Allah telah tersesat sejauh-jauhnya. Mereka ibarat orang yang mati panca indranya, tak mampu merasakan nikmatnya hidayah Allah.

Surat Al-An'am ayat 39:

وَالَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا صُمٌّ وَّبُكْمٌ فِى الظُّلُمٰتِۗ مَنْ يَّشَاِ اللّٰهُ يُضْلِلْهُ وَمَنْ يَّشَأْ يَجْعَلْهُ عَلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ

Baca Juga: MUI Akan Terbitkan Fatwa Hewan Kurban Terpapar PMK

Artinya: "Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah tuli, bisu dan berada dalam gelap gulita. Barangsiapa dikehendaki Allah (dalam kesesatan), niscaya disesatkan-Nya. Dan barangsiapa dikehendaki Allah (untuk diberi petunjuk), niscaya Dia menjadikannya berada di atas jalan yang lurus."

Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menerangkan, Allah mengibaratkan para pendusta ayat-ayatNya sebagai seorang tuli bisu sebab mereka tidak mampu menangkap dan memahami kebenaran. Sebab itu pula lidah mereka pun tidak dapat mengutarakan kebenaran.

Mereka tersesat dalam kegelapan yang bukan satu kegelapan saja, melainkan zhulumat, beraneka-ragam kegelapan. Yang di dalam batin mereka adalah gelap. Kegelapan batin itulah yang menyebabkan telinga jadi tuli dan lidah jadi kelu.

Baca Juga: Pakar WHO Duga Cacar Monyet Terjadi dari Seks Pria Gay

Dalam Tafsir Kementerian Agama, mereka akan dimasukkan ke dalam neraka. Pada firman Allah dalam surat Al-A'raf ayat 179, diuraikan karakteristik mereka, yakni memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami, dan mereka memiliki mata tapi tidak dipergunakannya untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah.

Mereka mempunyai telinga, tapi tidak dipergunakannya untuk mendengarkan ayat-ayat Allah. Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah.

Orang-orang yang dikehendaki sesat oleh Allah, maka Allah membiarkan mereka menempuh jalan yang sesat, karena mereka mendustakan ayat-ayat Allah dan tidak mau memahami petunjuk-Nya. Orang-orang yang dikehendaki Allah mendapat taufik, maka Dia menjadikan mereka mengikuti jalan yang lurus, jalan kebenaran, karena mereka memperhatikan, dan memahami ayat-ayat Allah, kemudian mereka amalkan sesuai dengan sunatullah yang berlaku di alam ini.

Baca Juga: Kapolri Sebut Pesta Demokrasi 2024 Akan Lebih Kompleks

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 03 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)