LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) memastikan visa bagi calon jamaan haji (CJH) keluar sebelum pemberangkatan kloter pertama pada Sabtu 4 Juni 2022. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU), Hilman Latief mengabarkan bahwa visa jemaah Indonesia 2022 masih proses pemaketan.
"Belum selesai. Masih dilakukan proses pemaketan," kata Hilman, singkat saat dihubungi
Langit7, Kamis (26/5/2022).
Sementara, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag Subhan Cholid menjelaskan bahwa masa persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini sangat singkat. Dalam kondisi normal, persiapan setidaknya berlangsung 4–5 bulan. Namun, tahun ini, waktunya hanya 47 hari sejak ada kepastian kuota dari Arab Saudi. Itu pun masih terpotong libur Lebaran.
Namun dia optimistis visa jemaah haji itu rampung tepat waktu. Dari komunikasi dengan pihak Saudi, disanggupi penerbitan 10 ribu–12 ribu visa per hari. Dengan 100.051 jemaah haji Indonesia tahun ini, setidaknya dalam sepuluh hari urusan visa tersebut akan rampung.
Baca Juga: Cari Buah Tangan di Makkah? Coba Singgah di Pasar IniPada 2 Juni, lanjut Subhan, visa bagi CJH yang masuk kloter-kloter awal diharapkan sudah siap. ’’Setidaknya pada dua Juni kita sudah punya visa untuk tujuh hari atau seminggu pemberangkatan jemaah haji,’’ tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan jelang keberangkatan haji. "Saya perlu sampaikan, di Saudi sedang musim panas. Jadi kemarin kami ke sana, itu temperatur kurang lebih 40-44 derajat celcius," katanya.
"Menurut informasi yang saya terima di Saudi, itu belum di masa puncak. Nanti di saat pelaksanaan ibadah hingga puncak haji diperkirakan bisa mencapai 50 derajat celcius," imbuhnya.
Ia berharap jemaah mulai mempersiapkan diri dengan kondisi tersebut. Salah satunya dengan memperhatikan asupan gizi dan kondisi kesehatan jelang keberangkatan.
Baca Juga: Pengertian Haji Ifrad, Qiran, dan Tamattu Serta Tata Cara Lengkap"Kesehatannya dipersiapkan, biasakan diri untuk beradaptasi dengan situasi yang ekstrim, suhu udara yang ekstrim," ujar dia.
Yaqut berharap semua jemaah haji Indonesia memiliki kesiapan fisik yang prima untuk melaksanakan ibadah haji. "Setidaknya untuk melaksanakan semua proses ibadah dari awal sampai akhir. Itu pesan saya. Persiapkan fisik sebaik-baiknya dan mental tentu saja," katanya.
Selain itu, Gus Men juga menyarankan kepada jemaah untuk memperdalam manasik haji serta melakukan persiapan fisik. "Dalam masa tunggu ini sampai nanti jemaah haji diberangkatkan, persiapan ini penting untuk dilakukan. Jangan meremehkan situasi apa pun, jaga kesehatan, banyak minum saat di sana agar tidak dehidrasi," katanya.
Baca Juga: Mesut Ozil Datang ke Indonesia, Sandiaga: Momentum Sektor Ekraf(zhd)