LANGIT7.ID, Jakarta - Kalimat hayya alal falah yang tersemat dalam panggilan
adzan ternyata merupakan ajakan untuk sukses.
Kesuksesan di sini termasuk dalam berkarir maupun usaha.
CEO PT Mitra Optima Talenta, Veny Hidayat, menyebutkan tidak ada orang yang terlahir gagal, tetapi merekalah yang membuat perencanaan untuk hidup gagal. Begitu juga dengan miskin yang merupakan bagian takdir hidup.
"Ketika kita meninggal dalam keadaan miskin, itu salah kita. Kita tidak mendengar seruan Allah Swt, makna dari hayya alal falah dan kita tidak bergerak untuk sukses," ujar dia dikutip laman UAD, Jumat (27/5/2022).
Apalagi, lanjut dia, Allah tidak akan mengubah suatu kaum jika mereka tidak mengubah keadaannya. Sehingga awal kegagalan bersumber dari limiting belief.
Baca Juga: Apa Hukumnya Berbicara saat Adzan Berkumandang?Limiting belief sendiri merupakan suatu keyakinan yang menghambat kita dalam melakukan sesuatu. Adapun cara menghadirkan solusi limiting belief dilakukan dengan mengubah mindset atau pola pikir sebelum mengenal passion.
"Jadi pola pikir yang harus dimiliki adalah pola pikir yang selalu tumbuh dan beradaptasi. Sehingga bisa selalu menjawab berbagai tantangan yang ada," katanya.
Sementara menghadapi masa depan bisa dilakukan dengan mengenali diri sendiri, termasuk melihat peluang dan mengembangkan potensi diri. Cara menentukan passion bisa dilakukan dengan mencoba berbagai hal, dengan maksud mengetahui nilai yang cocok.
“Kesuksesan adalah sebuah perjalanan from zero to be hero, jatuh bangun lagi, gagal perbaiki. Namun jika kita menyerah, semua akan berakhir. Sukses itu penting, tetapi yang terpenting bisa bermanfaat."
(bal)