Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home sosok muslim detail berita

Era Kejayaan Ekonomi Islam di Tangan Sultan Iskandar Muda

mahmuda attar hussein Senin, 30 Mei 2022 - 12:25 WIB
Era Kejayaan Ekonomi Islam di Tangan Sultan Iskandar Muda
Sultan Iskandar Muda. (Foto: Biografiku).
LANGIT7.ID, Banda Aceh - Kepemimpinan Sultan Iskandar Muda di era Kerajaan Aceh Darussalam merupakan masa kejayaan daerah. Ketika itu ekonomi dan pendidikan Islam berkembang pesat.

Sultan Iskandar Muda menduduki tahta kerajaan pada 1607. Artinya dia menjadi salah satu sosok pemimpin muda paling berpengaruh di usianya yang belum genap 20 tahun.

Bahkan kepemimpinannya itu tidak hanya diakui rakyat Aceh, tapi juga dari musuh asing. Selama 29 tahun memimpin, dia menunjukkan reputasi yang baik di kancah internasional, hingga cakupan lahan kekuasannya menjadi pusat perdagangan dan pembelajaran Islam.

Hal itu dikarenakan Iskandar Muda yang mampu menyatukan seluruh wilayah semenanjung tanah Melayu di bawah Kerajaan Aceh Darussalam. Selain itu, dia juga menjalin hubungan diplomasi perdagangan dengan berbagai bangsa asing.

Kekayaan Aceh Darussalam bukan hanya dari perdagangan yang sukses, tapi juga Iskandar Muda yang mampu memperluas daerah kekuasaannya. Diketahui, kekuasaan Aceh pada masa kepemimpinannya itu mencapai pesisir barat Minangkabau.

Lebih lanjut, Kerajaan Aceh terus menambah kejayaannya ketika Iskandar Muda melakukan ekspedisi untuk menaklukan daerah lain sekitarnya. Di antaranya seperti Deli (1612), Johor (1613), Bintan (1614), sampai Nias pada tahun 1624-1625, dan daerah lainnya.

Dari situ, negerinya semakin kaya dan makmur, hingga menjadi pusat perdagangan dan ilmu pengetahuan. Rakyatnya pun betul-betul dapat menikmati kekayaan yang ada di tanah mereka.

Pahlawan Nasional

Berkat kebesaran kekuasannya yang juga mempengaruhi perdagangan dan perkembangan Islam, Iskandar Muda dikenang sebagai Pahlawan Nasional. Apalagi berkat kepemimpinannya dia mampu membawa tanah beserta rakyat Aceh kepada puncak kejayaan.

Dia dikenal sebagai pemimpin yang lebih mementingkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Hal itu terbukti dari luasnya kekuasaan dan Aceh yang menjadi pusat perdagangan, juga kemakmuran yang dirasakan rakyatnya.

Selain itu, Iskandar Muda juga turut mengerahkan pasukannya untuk mengusir penjajah Portugis dari Indonesia. Perjuangan dan namanya itu dikenang rakyat Aceh hingga saat ini dan digunakan sebagai nama bandar udara di sana, yakni Bandara Sultan Iskandar Muda.

Kejayaan negeri Aceh berakhir seiring gugurnya Iskandar Muda pada 27 September 1636, di usianya yang menginjak 43 tahun. Atas perannya itu, Sultan Iskandar Muda dianugerahi gelar Pahlawan Nasional berdasarkan SK Presiden RI No.077/TK/Tahun 1993.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)