LANGIT7.ID, Jakarta - Memakmurkan masjid merupakan salah satu ciri dari orang beriman. Dalam surat At-Taubah ayat 18, beberapa kriteria para pemakmur masjid adalah beriman kepada Allah dan hari akhir.
Baru-baru ini, Presiden Joko Widodo melonggarkan aturan pemakaian masker di tempat umum termasuk di masjid. Hal itu merupakan momentum umat Islam untuk kembali memakmurkan masjid-masjid dengan shalat berjamaah dan kegiatan-kegiatan lain yang bermanfaat setelah lebih dari dua tahun ada pembatasan karena pandemi Covid-19.
Allah SWT menerangkan dalam Al-Qur'an surat At Taubah ayat 18 mengenai kriteria orang yang memakmurkan masjid.
Baca Juga: Tafsir An Nisa Ayat 9, Jangan Tinggalkan Generasi yang Lemahاِنَّمَا يَعْمُرُ مَسٰجِدَ اللّٰهِ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ وَلَمْ يَخْشَ اِلَّا اللّٰهَ ۗفَعَسٰٓى اُولٰۤىِٕكَ اَنْ يَّكُوْنُوْا مِنَ الْمُهْتَدِيْنَ - ١٨
"Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta (tetap) melaksanakan salat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada apa pun) kecuali kepada Allah. Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk."
Menurut Ibnu Katsir, ayat tersebut menjelaskan tentang penyaksian Allah terhadap orang-orang yang memakmurkan masjid. Salah satunya terhadap orang yang rajin shalat berjamaah di Masjid.
Baca Juga: Tafsir An Nisa Ayat 48: Dosa Syirik Tidak Akan Diampuni AllahSebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Rasulullah Saw bersabda: "Apabila kalian melihat seorang lelaki biasa pergi ke masjid, maka saksikanlah oleh kalian bahwa dia beriman."
Menurut Jalaluddin as Suyuthi dalam Tafsir Jalalain, kriteria orang yang memakmurkan masjid, yakni orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian (hari kiamat) serta tetap mendirikan shalat. Selain itu kriteria lainnya, yakni gemar menunaikan zakat dan tidak takut kepada siapa pun selain Allah.
Sementara dalam tafsir Kemenag disebutkan banyak keutamaan bagi orang yang membangun masjid dan memakmurkannya. Seperti sabda Rasulullah Saw: "Barang siapa yang membangun masjid bagi Allah untuk mengharapkan ke ridhaan-Nya, niscaya Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di dalam surga," (HR Bukhari).
Baca Juga: Krisis Ekonomi, 1.585 Jemaah Sri Lanka Gagal Berangkat Haji(zhd)