Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Fakta Baru, Sinar Biru Layar Gawai Tidak Merusak Mata

Fifiyanti Abdurahman Selasa, 07 Juni 2022 - 07:03 WIB
Fakta Baru, Sinar Biru Layar Gawai Tidak Merusak Mata
Sinar biru dari layar gawai seringkali dituding menjadi penyebab kerusakan pada mata. Foto: Pexels.
LANGIT7.ID - , Jakarta - Pandemi Covid-19 mengubah aktivitas yang semula berbasis offline menjadi online. Sehingga secara tak langsung berpengaruh pada intensitas penggunaan layar gawai seperti handphone atau laptop.

Namun, perilaku tersebut pun memunculkan masalah baru yaitu gangguan pada mata. Seperti minus bertambah atau takutnya terpapar sinar radiasi dari layar komputer atau handphone.

Salah satu cara yang digunakan orang untuk mengatasinya adalah menggunakan kacamata antiradiasi.

Baca juga: Tak Hanya Genetik, Buta Warna Diderita Akibat Efek Samping

Dokter spesialis mata, dr Andreas Surya Anugrah Sinaga, SpM mengatakan istilah kacamata antiradiasi itu tidak ada. Karena itu, ia menegaskan, tidak perlu menggunakan kacamata antiradiasi ketika sedang melihat layar handphone, laptop, maupun televisi.

"Istilah radiasi pada aktivitas melihat layar atau screen baik itu laptop ataupun handphone dan lainnya itu tidak ada. Jadi istilah radiasi yang digunakan itu tidak tepat, terlalu berlebihan," ujar dr Andreas kepada Langit7 Jumat (3/6/2022).

Menurut dr Andreas, radiasi sinar biru sesungguhnya adalah terdapat pada cahaya matahari. Sedangkan yang berasal dari layar gawai adalah sinar biru buatan.

"Itulah sebabnya pada saat matahari terbit terlihat sangat terang, itulah yang dibilang blue light. Makanya kenapa anak-anak mengetahui bahwa langit itu warnanya biru padahal jika naik ke atas tidak ada yang biru. Itu semua adalah hamparan dari daily life atau cahaya pada saat hari terang, yang disebut dengan blue light," katanya.

Maka itu, optamolog dari RSU Hermina dan Mandaya Hospital Karawang, Jawa Barat ini mengingatkan penting untuk mengetahui perbedaan blue light alami dan buatan, agar tidak salah kaprah soal radiasi.

"Blue light yang dari screen itu artifisial atau buatan yang diciptakan untuk membuat pixel-pixel di layar agar bisa terlihat. Sinar biru buatan pabrik ini tidak menyebabkan kerusakan sama sekali pada mata. Berbeda dengan sinar biru dari cahaya matahari, yang sangat berbahaya bila terpapar langsung ke mata," jelas dr Andreas.

Baca juga: Efek Sinar Biru Akibat Screen Time, Apakah Kacamata Radiasi Bisa Mengatasinya?

Dia pun mengambil kesimpulan, bahwa efek dari penggunaan gadget sangat kecil dan tidak berbahaya untuk mata.

"Sampai sekarang belum ada penelitian yang menyebutkan hal tersebut berbahaya untuk mata. Tidak ada alat khusus yang direkomendasikan agar dapat melindungi mata dari sinar biru layar. Jadi tidak ada istilah kacamata anti radiasi," pungkasnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)