Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 05 Juni 2026
home global news detail berita

Kemenkes Janji Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis di RSUD

hasanah syakim Ahad, 11 Desember 2022 - 19:32 WIB
Kemenkes Janji Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis di RSUD
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (foto: Kemenkes)
LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin berjanji akan memenuhi kebutuhan dokter spesialis di rumah sakit umum daerah (RSUD).

Langkah ini dilakukan guna mengejar kekurangan dokter spesialis serta menambah akses masyarakat, terhadap layanan kesehatan spesialis.

''Nanti rumah sakit umum daerah pasti akan kami isi, fasilitasnya kami isi, dan SDM nya diberi beasiswa, beasiswanya bisa fellowship,'' ujar Budi dalam keterangannya dikutip Ahad (11/12/2022).

Menurut Budi Gunadi, upaya pemenuhan dokter spesialis dan fasilitas penunjang dilakukan dalam rangka transformasi sistem kesehatan Indonesia.

Baca juga: Gempa Cianjur, Indonesia Care Harap Segerakan Pembersihan dan Pembangunan Hunian

"Hal ini sesuai mandat dari Presiden RI Joko Widodo untuk melakukan transformasi kesehatan besar-besaran," jelasnya.

Lebih lanjut, Budi menyebut bahwa dokter spesialis yang menjadi prioritas pemenuhan di RSUD adalah spesialis penyakit yang menjadi penyebab kematian terbanyak di Indonesia.

"Dokter spesialis tersebut antara lain spesialis onkologi untuk penyakit kanker, spesialis jantung dan pembuluh darah, spesialis neurologi untuk penyakit stroke, serta spesialis nefrologi untuk penyakit ginjal," terang dia.

Pemenuhan dokter spesialis di RSUD merupakan bagian dari transformasi layanan rujukan. Transformasi ini akan dimulai dengan tiga penyakit penyebab kematian paling tinggi di Indonesia yaitu penyakit jantung, stroke, dan kanker.

"Sebagai contoh untuk penyakit jantung, masalahnya tidak semua provinsi memiliki rumah sakit dengan fasilitas untuk pasang ring di jantung. Data saat ini dari 34 provinsi yang bisa melakukan operasi pasang ring hanya 28 provinsi," katanya.

"Kalau pasien tidak bisa dipasang ring maka tindakan berikutnya adalah bedah jantung terbuka. Ini jumlahnya turun lagi dari 28 provinsi hanya 22 provinsi yang bisa," ungkapnya.

Budi menyatakan, pihaknya menargetkan bahwa rumah sakit di seluruh provinsi tahun 2022, harus bisa melayani penyakit jantung, stroke, dan kanker. Kemudian akses layanan dan standar tertentu untuk jantung, stroke, dan kanker kata Bud, harusrata tersedia di seluruh provinsi.

"Setiap rumah sakit dengan dokter yang berprestasi, akan dipertemukan dengan dokter dari negara lain untuk menjalin kerja sama. Sedangkan dokter-dokter yang terbaik dari luar negeri akan didatangkan ke Indonesia untuk meningkatkan kapasitas dokter Indonesia," paparnya.

Baca juga: Imam Shamsi Ali: Islam Mendorong Umatnya Punya Daya Saing Global

Pemenuhan dokter spesialis ini juga sejalan dengan transformasi SDM Kesehatan. Pasalnya, jumlah dokter standarnya 1 per 1000 penduduk. Sementara kebutuhan di Indonesia masih belum terpenuhi ditambah lagi dengan distribusi yang belum merata.

"Pemerataan SDM Kesehatan yang berkualitas diperlukan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui academic health system," ujarnya.

Academic health system merupakan sebuah model kebijakan yang mengakomodir potensi masing-masing institusi ke dalam satu rangkaian visi yang berbasis pada kebutuhan masyarakat.

Konsep ini merupakan integrasi pendidikan kedokteran bergelar, dengan program pendidikan profesional kesehatan lainnya yang memiliki rumah sakit pendidikan atau berafiliasi dengan rumah sakit pendidikan, sistem kesehatan, dan organisasi pelayanan kesehatan.

''Kebutuhan dokter harus diperbanyak, harus ada akselerasi dan 10 tahun terakhir ini akselerasinya sangat lambat. Jadi ini harus dipercepat baik dokter umum maupun dokter spesialis,'' tegasnya.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 05 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)