LANGIT7.ID - Ini cerita tentang para sahabat Rasulullah SAW yang begitu semangat dalam memakmurkan masjid. Mereka sangat detail dalam memperhatikan dan meniru cara Rasulullah beribadah sebagai bentuk ittiba kepada beliau
Shalallahu alaihi wasallam.Ada di antara para sahabat sampai memperhatikan cara berjalan Rasulullah menuju masjid dengan memperkecil langkahnya. Hal ini dilakukan agar mendapatkan pahala yang lebih banyak.
Diriwayatakan Imam Bukhari, suatu hari Tsabit sedang ngobrol-ngobrol bersama gurunya, Anas bin Malik di balkon sebuah rumah. Saat asyik-asyik berbincang, adzan berkumandang. Keduanya bergegas turun dan berangkat menuju masjid.
Saat berjalan, Anas memperpendek langkah kakinya,” Aku pernah bersama Zaid bin Tsabit, aku melihatnya berjalan ke masjid dengan cara seperti ini,” katanya.
Kala itu, Zaid memancing Anas berpikir saat berjalan bersamanya, “Apakah kamu tahu mengapa aku berjalan seperti ini? Karena Rasulullah juga berjalan seperti ini,” tutur Zaid.
Percakapan itu sebenarnya ditiru Zaid dari Rasulullah. Suatu kali, Zaid pernah berangkat ke masjid bersama Nabi, “Apakah kamu tahu mengapa aku berjalan seperti ini?”.
“Allah dan Rasulnya yang lebih tahu,” jawab Zaid.
“Agar langkah kaki kita semakin banyak menuju shalat,” jawab Rasul.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah pernah berkata, “Barangsiapa bersuci di rumahnya lalu dia berjalan menuju salah satu dari rumah Allah untuk menunaikan kewajiban yang telah Allah wajibkan, maka salah satu langkah kakinya akan menghapuskan dosa dan langkah kaki lainnya akan meninggikan derajatnya."
Ulama menganjurkan memperpendek langkah kaki sebagai bentuk ittiba'ur rasul, memperkuat kecintaan kepada Rasulullah dengan meniru perilaku dan cara hidup Rasul. Dalam praktiknya, memperpendek langkah kaki bisa dilakukan dalam kondisi luang atau yang memungkinkan secara proporsional.
(arp)