LANGIT7.ID - , Jakarta - Setiap umat Muslim yang berangkat menjadi tamu Allah ke
Tanah Suci, berharap saat pulang ke Tanah Air menjadi haji mabrur. Menurut bahasa, haji mabrur berarti haji yang baik atau yang diterima oleh Allah SWT.
Sedangkan dilihat dari istilahnya, haji mabrur memiliki arti yang mendorong seseorang menjadi lebih baik dari sebelumnya. Karena itu, untuk dapat meraih kesempurnaan
ibadah haji, setiap jemaah calon haji penting untuk memperhatikan syarat, rukun, wajib dan adab pelaksanaan haji.
Baca juga: Banyak Jemaah Haji Hipertensi, Tim Kesehatan Diminta Lebih PeduliDirektur Rumah Sehat (RS) Herba Center Ustadz Ahmad Fatahillah mengatakan adab pertama yang harus dijalankan jemaah adalah beribadah haji semata-mata karena Allah SWT, bukan karena yang lain.
"Kewajiban manusia kepada Allah SWT untuk melaksanakan haji ke Baitullah adalah orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana dan harus ditanamkan bahwa kita melaksanakannya
lillah karena Allah. Makanya, panggilannya
Labaik Allahuma Labaik," ujar Ustadz Fatahillah kepada Langit7, Kamis (23/6/2022).
Kemudian, menghindari hal-hal yang menyebabkan rusaknya ibadah haji. Menurut Ustadz Fatahillah, ketika seorang hamba berniat untuk menunaikan ibadah haji, maka niat tersebut harus selalu dijaga.
"Ketika Anda sudah niat untuk melakukan ibadah haji dan sedang melaksanakannya, janganlah dirusaki dengan melakukan hal yang merusaknya seperti berkata tidak baik atau jorok, berbuat
maksiat, dan bertengkar," imbuh Ustadz Fatahillah.
Selanjutnya, karena ibadah haji ini sebagai manifestasi umat Muslim kembali pada Allah SWT, maka jemaah harus selalu banyak
berdzikir.
"Berdzikir sebanyak-banyaknya agar ibadah haji dapat dijalankan dengan hati yang bersih. Adab ibadah haji sebenarnya sederhana untuk orang-orang yang berniat haji," tuturnya.
Baca juga: Cerita Jemaah Pondok Aren: Haji 2022 Spesial Buat Saya dan IstriTidak hanya mengetahui adabnya, Ustadz Fatahillah juga menyampaikan bahwa orang yang berniat haji harus selalu memperdalam ilmu.
"Anda harus mempelajari ilmu-ilmunya. Jangan sampai ketika kita di sana, Anda tidak tahu apa bacaan-bacaan yang harus dibacakan ketika menjalankan tahap demi tahap ibadah haji," pungkasnya.
(est)