LANGIT7.ID, Jakarta -
Ganja dikenal identik dengan aliran musik reggae yang identik dengan Negara Jamaika. Sampai-sampai ikon musik reggae Bob Marley menciptakan lagu yang berjudul "Ganja Gun".
I’m gonna smoke’a de ganja until i go blind.
You know i smoke’a de ganja all a de time.
Smoke’a de ganja when i’m with friends.
We gonna smoke’a de ganja until the very end.
whoo-oo ganja ganja
whoo-oo ganja gun
whoo-oo ganja ganja
whoo-oo ganja gun
Seperti itulah dua bait lirik lagu "Ganja Gun" ciptaan Bob Marley. Pria berkebangsaan Jamaika dengan nama lengkap Robert Nesta Marley memang dikenal sebagai seorang pemakai ganja.
Baca Juga: 5 Negara Ini Legalkan Ganja, Tapi untuk Kebutuhan MedisLalu apa sebetulnya hubungan ganja dengan musik reggae ini? Kenapa pula reggae dikatakan identik dengan ganja?
Kata reggae berasal dari kata Ragged yang berarti kasar. Kasar di sini karena hentakan badan orang yang menari bersama dengan iringan musik.
Kelahiran aliran musik reggae sebagai bentuk gerakan anti penindasan dan perbudakan kaum Afrika, di tanah Jamaika pada saat itu. Seperti tersirat dalam judul lagu "Redemption Song" dari Bob Marley.
Itulah filosofi aliran musik reggae sebenarnya. Aliran musik ini merupakan ajakan pada perdamaian dan kehidupan yang adil.
Sementara Reggae yang selalu dikatikan dengan Rastafarian (komunitas Rasta) itu karena kebanyakan orang Jamaika menganut aliran ini. Ya, bisa dikatakan Rasta adalah sebuah agama budaya orang-orang Jamaika.
Terdapat sedikit perbedaan antara Reggae dan Rasta. Di mana Reggae adalah sebuah aliran musik, sementara Rasta adalah sebuah komunitas agama budaya orang Jamaika.
Namun, keduanya memiliki semangat yang sama. Yaitu menentang penindasan dan perbudakan orang Jamaika.
Dalam komunitas Rasta ini, para penganutnya menggunakan ganja sebagai media dalam gerakan ritual upacara keagamaannya. Sekaligus menjadikan musik Reggae sebagai media aspirasi untuk menyampaikan penolakan terhadap perbudakan.
Itulah penjelasan antara aliran musik Reggae yang identik dengan Rasta. Di samping itu, Jamaika juga menjadi salah satu negara yang melegalkan ganja.
Undang-undang terkait legalisasi ganja ini juga memberi izin pembudidayaan, perjualbelian, dan pengedarannya untuk kepentingan pengobatan dan perawatan. Kendati demikian, pemerintah Jamaika menerapkan larangan penggunaan ganja di tempat umum.
(bal)