LANGIT7.ID - Muhammad dan Maryam (Maria) merupakan nama yang sangat terhormat dalam Islam. Al-Qur’an pun memuliakan dua nama tersebut. Tak heran nama Muhammad maupun Maryam populer di seluruh dunia.
Ada harapan besar tatkala orang tua menyematkan nama tersebut ke nama anak mereka. Sebab, nama Muhammad dan Maryam tidak lain nama dari manusia yang sangat dikasihi oleh Allah Ta’ala.
Muhammad merupakan nama yang diberikan Allah Ta’ala kepada nabi terakhir, yakni Nabi Muhammad SAW. Sementara, Maryam merupakan nama dari ibunda Nabi Isa
Alaihissalam.
Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, nama dalam bahasa Arab dan Al-Qur’an disebut dengan kata ‘
ismun’.
Ismun merupakan akar kata dari
wasmun dan
summun. Wasmun atau
wasamun berarti sesuatu yang ditandai.
Summun sesuatu yang tinggi atau ditinggikan.
Baca Juga: Identitas Agama, Muhammad Jadi Nama Paling Populer di AS dan UKNama disebut dengan
ismun agar ada kesan penanda satu mahluk atau objek dengan objek lain. Ada pula pesan yang tersirat, dengan ‘nama’ seseorang bisa ditinggikan bukan sekadar untuk dibedakan dengan makhluk lain.
“Tapi bagaimana seseorang memiliki satu keadaan yang terhormat di antara sekian banyak manusia yang berkehidupan secara sosial khususnya,” kata ulama yang akrab disapa UAH itu di kanal YouTube-nya, Kamis (30/6/2022).
Maka itu, Islam mengajarkan agar setiap orang tua memberikan nama-nama terbaik bagi anak-anak mereka. Bahkan dianjurkan memanggil orang-orang di sekitar dengan nama terbaik.
“Bahkan untuk sekadar memanggil dengan gelar-gelar tertentu diharapkan, diusahakan agar memberikan nama gelar yang layak, baik, dan terhormat, sehingga dapat menjaga kemuliaan sosok yang dimaksudkan dalam konteks kepribadian,” kata UAH.
Banyak ayat-ayat Al-Qur’an maupun hadits yang mencontohkan nama-nama baik dan terhormat. Baik dari generasi Nabi Muhammad SAW maupun generasi terdahulu.
Nama-nama itu bersifat menginspirasi. Bahkan enggan itu pula ada anjuran agar seseorang menghadirkan harapan-harapan dengan menyematkan nama-nama baik kepada anak. Bisa mengambil nama baik dari kalangan rasul atau orang shalih terdahulu.
Baca Juga: Holywings Dikecam, Promo Minuman Beralkohol Nama Muhammad
“Dengan harapan karakter-karakter keteladanan, kemuliaan sifat-sifat baik dapat juga diteladani, dan diterapkan dalam kehidupan kini,” ucap UAH.
Keutamaan Nama MaryamDi antara nama-nama terhormat itu ada nama Maryam (Maria). Bahkan, Maryam menjadi satu dari sekian nama surah dalam Al-Qur’an. Surah Maryam berada di urutan ke-14 dalam Al-Qur'an.
Sedangkan, nama Maryam disebutkan dalam Al-Qur’an sebanyak 24 kali. 11 kali dalam keadaan tunggal mandiri Maryam. 13 disematkan bersanding dengan putra beliau tercinta, Isa bin Maryam.
Jika angka 24 itu ditambahkan nama surah Maryam maka seluruhnya berjumlah 25 kali. Itu Persis penyebutan Nabi Isa AS yang disebutkan dalam AL-Qur’an sebanyak 25 kali.
Baca Juga: Masjid Maria Bunda Yesus di Abu Dhabi Jadi Simbol ToleransiMaryam merupakan nama yang memiliki kedudukan terhormat di dalam Al-Qur’an. Selain menjadi nama surah, banyak ayat-ayat yang menceritakan kemuliaan beliau.
“Al-Qur’an mengangkat Maryam sebagai Perempuan yang suci, yang terhormat, yang mulia, yang beribadah tinggi kepada Allah Ta’ala, bahkan sosok yang sangat dicintai oleh ibundanya seperti diungkap Surah Ali Imran ayat 36, hingga diperlindungkan kepada Allah sejak dia dilahirkan, dan diberi nama dengan Maryam,” ucap UAH.
Maryam merupakan sosok teladan Wanita mulia. Dia seorang hamba yang mengabdikan diri untuk berkhidmat beribadah kepada Allah Ta’ala, sehingga mendapatkan perhatian yang luar biasa.
Dalam Surah Ali Imran ayat ke-37, digambarkan Allah memberikan perawatan kepada Maryam berupa rezeki berupa makanan-makanan segar dan menyehatkan. Allah juga menakdirkan Nabi Zakariyah sebagai guru sekaligus pembimbing beliau. Itu menjadikan khidmat Maryam semakin sempurna.
“Bahkan yang menarik rezekinya pun Allah sediakan, aturkan, melebihi ekspektasi Maryam sendiri, atau bahkan melebihi keadaan-keadaan yang normal yang dialami masyarakat sekitarnya,” kata UAH.
Maryam sebagai wanita terhormat dan mulia sangat patut menjadi panutan bagi wanita zaman sekarang. Maka itu, tak heran jika banyak orang tua menyematkan nama Maryam ke anak-anak mereka.
“Jadi, tidak sedikit generasi kini, baik muslim atau bahkan nonmuslim, yang berkenan memberikan nama pada anak perempuannya, dengan Maryam atau juga Maria, dengan memberikan sebuah kesan bahwa anaknya diinginkan menjadi anak yang terhormat, anak yang baik, anak yang punya hubungan dengan Allah,” kata UAH.
Muhammad, Nama Paling Agung di DuniaMuhammad merupakan nama terbaik di seluruh dunia, sejak Nabi Adam AS hingga kini. Muhammad merupakan puncak nama-nama baik yang menghimpun semua sifat-sifat kemuliaan.
“Dialah Muhammad SAW, sosok mulia ini menjadikan semua nama yang dilekatkan pada beliau sepenuhnya adalah nama-nama sifat mulia, bukan sekadar nama dzat,” kata UAH.
Baca Juga: Meneladani Sikap Abdullah bin Rawahah Saat Nama Nabi Muhammad Direndahkan
Tidak ada cela dalam nama Muhammad. Allah Ta’ala sudah mengabarkan kepada seluruh nabi dan rasul tentang nama nabi terakhir yang bernama Ahmad atau Muhammad. Nama itu diberikan langsung oleh Allah.
“Muhammad memberikan kesan kesempurnaan sifat hubungan baik, akhlak mulia secara sosial, hablum minannas disebutkan empat kali dalam Al-Qur’an yang memberikan kesan kesempurnaan sifat atau karakter sosial,” ucap UAH.
Sedangkan, sifat
hablum minallah yang melekat pada diri Rasulullah SAW memberikan kesan puncak penghambaan dan ketaatan kepada Allah. Allah memberikan nama Ahmad untuk menggambarkan sosok Rasulullah pada posisi itu. Allah menyebut nama Ahmad dalam Al-Qur’an sekali.
“Di Qur’an Surah As-Shaff surah ke-61 di ayat yang ke-6,” kata UAH.
(jqf)