LANGIT7.ID, Jakarta - Surat Maryam merupakan surat ke-19 dalam Al-Qur'an dan terdiri atas 98 ayat. Surat ini termasuk golongan Makkiyah. Dinamakan Maryam karena surat ini mengandung kisah seorang wanita, yaitu Maryam yang merupakan ibu dari Nabi Isa alaihissalam (AS).
Surah ini menceritakan kelahiran yang ajaib, di mana Ia melahirkan Isa AS sementara dia belum mempunyai suami dan belum pernah berhubungan dengan seorang laki-laki. Ini menegaskan bahwa Allah SWT kuasa melakukan apa pun yang dikehendaki-Nya.
Berikut tafsir surat Maryam ayat 36:
وَإِنَّ ٱللَّهَ رَبِّى وَرَبُّكُمْ فَٱعْبُدُوهُ ۚ هَٰذَا صِرَٰطٌ مُّسْتَقِيمٌ
Artinya: Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahIah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.
Baca Juga: Tafsir Al-Araf Ayat 31: Allah Tidak Suka kepada Orang yang BerlebihanMenurut ahli tafsir Ibnu Katsir, yakni agama yang aku sampaikan kepada kalian dari Allah merupakan jalan yang lurus, barang siapa yang mengikutinya, dibenarkan dan mendapat petunjuk. Dan barang siapa yang menentangnya, disalahkan dan tersesat.
Senada, penafsiran Syaikh Prof Dr Wahbah az-Zuhaili menafsirkan, sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan juga Tuhanmu, maka kamu sekalian sembahIah Dia. Ini adalah jalan yang lurus tidak ada kelokan, yang menuntun ke surga.
Syekh Dr Muhammad Sulaiman Al Asyqar mengatakan, yakni apa yang aku sebutkan kepada kalian ini, yaitu Allah adalah Tuhanku dan Tuhan kalian, adalah jalan yang lurus yang tidak berbelok sama sekali dan tidak akan tersesat orang yang menitihnya.
Berdasarkan tafsiran sebagaimana tertulis, 'maka sembahIah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus,' merupakan perintah Allah kepada hambanya untuk menyembah agar jauh dari kesesatan.
Baca Juga: Tafsir Surat As-Shaffat Ayat 102: Bersabar dalam KetaatanBaca Juga: 25 Titik Shalat Idul Adha di Jakarta-Bekasi untuk Sabtu 9 Juli(zhd)