LANGIT.ID, Jakarta - Ada cara penyembelihan
hewan kurban sesuai syariat. Hal ini dimaksudkan agar proses penyembelihan tidak sampai menyiksa hewan kurban ketika disembelih.
Penyembelihan hewan kurban harus lah sesuai cara-cara yang diajarkan Nabi SAW. Salah satunya mengasah pisau atau golok yang tajam dan tidak mengasah di depan hewan.
Umat yang melakukan pemotongan hewan juga dianjurkan menghadap kiblat. Maksudnya leher hewan kurban diarahkan sesuai arah shalat.
Berikut tata cara penyembelihan hewan kurban:
Baca Juga: 5 Adab Sembelih Hewan Kurban, Pisau Harus Dipertajam Lebih Dulu1. Baca basmalahSiapa pun yang bertugas menyembelih hewan kurban mesti melafadzkan basmalah. Lafadz ini boleh dibaca pendek "Bismillah" atau pun lengkap "Bismilahir rahmanir rahim".
Artinya, “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang”
2. Baca shalawat untuk Rasulullah SAW Allahumma shalli ala Muhammad, wa ala ali Muhammad.
Artinya, “Ya Allah, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.”
3. Baca takbir tiga kali dan tahmid sekaliAllahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, walillahil hamd.
Artinya, “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu.”
4. Baca doa menyembelihAllahumma hadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minni ya karim.
Artinya, “Ya Allah, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.”
Doa di atas dipanjatkan oleh pekurbannya. Jika penyembelih membacakan untuk orang lain yang berkurban, maka kata minni diganti dengan menyebut nama pekurbannya, misalnya min Hasan.
Sementara dalam penyembelihan kurban juga terdapat beberapa sunnah sebagai berikut:
1. Memotong wadajain (dua otot yang ada disamping kanan dan kiri).
2. Menggunakan alat penyembelih yang tajam.
3. Membaca bismillah.
4. Membaca shalawat dan salam pada Nabi Muhammad. Penyembelihan hewan kurban itu disyariatkan untuk ingat pada Allah, maka disyariatkan pula untuk ingat kepada Rasulullah.
(bal)