LANGIT7.ID - , Jakarta - Mantan Perdana Menteri Jepang
Shinzo Abe meninggal dunia Jumat (8/7/2022) beberapa jam setelah aksi penembakan dirinya oleh pria tak dikenal saat berpidato di Kota Nara. Tersangka penembakan, Tetsuya Yamagami, seorang penduduk Nara, telah ditangkap dan didakwa atas percobaan pembunuhan. Senapan yang digunakan dalam serangan itu telah disita.
Abe mengundurkan diri dari kepemimpinan LDP karena masalah kesehatan akut pada musim gugur 2020.
“Saya telah memutuskan untuk mundur sebagai perdana menteri karena kesehatan yang buruk seharusnya tidak mengarah pada keputusan politik yang salah,” Abe mengumumkan pada akhir Oktober 2020.
Baca juga: Riwayat Perjalanan Politik Shinzo Abe Selama Menjabat PM JepangAbe adalah perdana menteri termuda Jepang. Ia menjabat posisi penting ini pada tahun 2006 di usia 52 tahun.
Abe memiliki rekam jejak yang baik dengan umat Muslim di Jepang.
Tsunami Fukushima di tahun 2011 membuka pandangan Abe terhadap Muslim di Jepang.
Saat itu, Abe mengunjungi banyak kamp bantuan dan operasi penyelamatan. Abe melihat banyak komunitas Muslim yang berada paling depan membantu korban tsunami, bahkan sebelum pemerintah dan organisasi Jepang lain menjangkau tempat-tempat terdampak.
"Apa yang dia temukan adalah Muslim, terutama dari Pakistan, ada di mana-mana.
Komunitas Muslim mencapai tempat-tempat yang terkena dampak tsunami jauh sebelum pemerintah dan komunitas Jepang lain sampai di sana,” kata pengusaha, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, dikutip Anadolu Agency, Sabtu (9/7/2022).
Sumber tersebut menambahkan, setelah kembali menjabat sebagai perdana menteri pada 2012, Abe terus menjalin hubungan baik dengan komunitas Muslim dengan membangun banyak ruang salat.
“Di masa pemerintahannya, ia membangun ruang salat di sepanjang jalan raya dan di banyak bandara.”
Baca juga: Penembakan Shinzo Abe jadi Pembunuhan Pertama Eks PM JepangPemerintahan Abe juga memberikan ruang khusus bagi Muslim di Pusat Bahasa Jepang negara itu untuk pelajar dan profesional asing.
Bahkan, Abe meminta pemilik restoran-restoran besar untuk menyediakan
makanan halal. Di mana kebijakan seperti ini di masa pemerintahan sebelum Abe, jarang terjadi.
“Di restoran-restoran besar, dia meminta pemiliknya untuk menyediakan makanan halal untuk Muslim. Di masa lalu perkembangan seperti itu jarang terjadi,” kata pengusaha itu.
Kegiatan utama Abe sebagai perdana menteri dengan negara asing mana pun selama pandemi pada Mei 2020, ketika ia secara virtual menghadiri, bersama Presiden Turki
Recep Tayyip Erdogan, pembukaan Basaksehir Cam dan Rumah Sakit Kota Sakura di Istanbul.
Kedua negara menikmati hubungan baik di bawah Abe, ditunjukkan dari bagaimana pada tahun 2019 Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dianugerahi Grand Cordon of the Order of the Rising Sun oleh kaisar Jepang atas upayanya untuk memperkuat hubungan bilateral.
Baca juga: Eks Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Meninggal Dunia(est)