LANGIT7.ID, Jakarta - Dengan modal minim, seorang lulusan
sekolah teknik menengah atau STM bisa membuka bengkel sendiri. Wirausaha di bidang otomotif juga memiliki peluang besar.
Adapun
bengkel yang dimaksud perlu menyediakan onderdil yang paling sering diganti, dan bukan bengkel variasi.
Itu karena lebih banyak orang yang rutin melakukan perawatan sepeda motornya ketimbang melakukan modifikasi.
Berikut alat dan onderdil yang perlu disiapkan untuk bengkel sepeda motor dengan modal minim:
Baca Juga: Berdayakan Mustahik Binaan, Baznas Luncurkan Usaha Bengkel Motor1. Kanvas rem Kanvas rem akan sangat dibutuhkan, mengingat fungsinya yang krusial. Rem yang sering digunakan akan membuat kanvasnya cepat aus.
Ketika itulah akan membahayakan pengguna sepeda motor, bisa-bisa malah terjadi rem blong. Pengguna sepeda motor secara rutin akan melakukan penggantian kanvas rem, tergantung dari intensitas pakai penggunaannya.
Untuk itu, siapkan stok kanvas rem berikut dengan jenis motor yang paling banyak digunakan warga masyarakat sekitar. Sehingga kebutuhan mereka akan terjawab di bengkel Sahabat.
2. OliCairan pelumas ini juga yang paling sering diganti ketika masuk service rutin. Sebab, bila dibiarkan terlalu lama akan menyebabkan fungsi mesin tidak bekerja secara optimal.
Sangat mudah mencirikan motor yang tidak rutin melakukan pergantian oli. Biasanya, motor akan terasa sedikit kasar dan mesin lebih cepat panas.
Sahabat bisa memberikan rekomendasi kepada pengguna sepeda motor untuk melakukan penggantian oli secara rutin. Selain akan memberi kesehatan pada motor mereka, juga bisa menjadi strategi pemasaran yang ampuh.
3. Gear setKalau onderdil yang satu ini banyak dibutuhkan untuk motor manual atau bergigi. Hal ini karena sistem percepatannya yang masih menggunakan roda gigi atau gear set.
Walaupun sangat jarang orang menggantinya, tapi bila terjadi kerusakan pada motor maka akan sangat fatal. Motor tidak akan bisa digunakan bila salah satu perangkat dari roda gigi ini mulai rusak.
Parahnya, imbas dari rusaknya gear set ini bisa menyebabkan rantai sepeda motor bermasalah. Untuk itu, dalam service berkala gear set sangat dibutuhkan bagi pengguna motor manual.
4. V-beltBerfungsi sama seperti gear set atau rantai, tapi V-belt biasa digunakan untuk motor matic. Karena tidak sekokoh rantai, V-belt pada matic ini sangat sering bermasalah.
Dengan kata lain, umur V-belt lebih pendek ketimbang rantai. Terlebih bila motor matic digunakan untuk kebutuhan narik ojol.
Untuk itu, Sahabat bisa menyetok V-belt ini dan menghadirkan ragam jenis menyesuaikan motor matic yang ada. Sebab, penggantian V-belt ini tidak harus sampai menunggu hingga putus, V-belt yang retak, pecah, atau getas juga perlu diganti untuk menghindari putus di jalan.
5. BusiNah, busi ini juga onderdil yang sangat krusial. Busi perlu dicek dan diganti secara berkala.
Pasalnya bila busi bermasalah, motor akan sulit hidup. Harga busi ini relatif terjangkau, sehingga Sahabat bisa memberikan stok di bengkel cukup banyak.
6. Kunci pas dan KompresorKunci pas dan kompresor merupakan alat sekaligus aset yang perlu ada di bengkel motor Sahabat. Sifatnya sebagai aset ini juga sangat dibutuhkan untuk usaha otomotif seperti bengkel motor.
Kebanyak pengguna motor enggan mengganti onderdilnya walaupun sudah bermasalah. Mereka justru lebih banyak melakukan tune-up atau pembersihan ruang mesin kendaraan.
Nah untuk mendukung jasa tune-up ini, kunci pas dan kompresor menjadi alat pendukungnya. Sahabat bisa menetapkan tarif tune-up sesuai dengan motor yang diservice, tentu saja motor dengan kapasitas mesin besar akan memakan biaya lebih mahal.
Nah itulah ide untuk membuka bengkel motor bagi lulusan STM. Modal minim ini masih relatif besarannya, bisa mulai dari Rp5 juta hingga Rp10 juta.
Hal itu tergantung dari banyaknya stok onderdil dan besaran harga sewa tempat untuk usaha bengkel. Jadi Sahabat tinggal menyesuaikan kebutuhan dengan budget yang tersedia.
(bal)