LANGIT7.ID, Jakarta - Hari ini merupakan hari kucing sedunia, jatuh setiap tanggal 8 Agustus. Peringatan ini sudah berlangsung sejak 2002 lalu atau sudah hampir 20 tahun dilakukan rutin. Hewan tersebut merupakan kesayangan Rasululullah, bahkan dalam beberapa kisah kucing tersebut sampai diberinama oleh Nabi.
Nabi memberi nama kucing peliharaannya Mueeza dan selalu mengeong setiap kali terdengar suara adzan. Kucing merupakan hewan yang bersih dan tidak bernajis seperti anjing.
Rasul pun sampai mengecam orang yang menganiaya kucing. Kisah ini disampaikan Ibnu Ummar atas perkataan Nabi: "Seorang wanita dimasukkan ke dalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberinya makan, bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada di lantai." (HR. Bukhari).
Ibnu Umar ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Seorang wanita dimasukkan ke dalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberinya makan, bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada di lantai. (HR. Bukhari).”
Berikut sejumlah fakta menarik tentang kucing.
1.Tetap bisa kawin meski mandulKucing yang sudah disteril atau dimandulkan ternyata masih tetap bisa menyalurkan birahinya dan melakukan kawin. Fakta ini ditemukan pada sebagian kucing yang sudah disteril namun tetap bisa melakukan kawin dengan lawan jenisnya.
Mengutip VCA Hospitals, meski 90 persen birahi kucing menyurut pasca menjalankan proses sterilisasi atau pemandulan tetap masih ditemukan kucing steril yang bisa melakukan kawin. Steril kucing merupakan salah satu kewajiban yang perlu ditunaikan oleh pemilik hewan peliharaan ini.
Karena selain menjaga kesehatan kucing, juga bisa menjaga kesejahteraan mahluk hidup yang bukan manusia itu. Ada pun dari segi kesehatan kucing bisa terhindar dari penyakit-penyakit kronis seperti kanker rahim pada betuna atau pun kanker prostat pada jantan.
2. Bisa lompat 6 kali lipat dari panjang badannyaSelain pintar dalam hal membersihkan diri, rupanya kucing juga merupakan hewan yang pintar untuk melakukan aktivitas fisik. Pada kucing-kucing yang sehat rupanya mereka bisa melompat dengan jarak 6 kali lipat dari panjang badannya.
Misalnya kucing dengan panjang 60 centimeter, artinya ia bisa melompat setinggi 360 centimeter. Fakta ini dilansir dari situs Cat Wisdom 101, yang menyebutkan lompatan tinggi itu berguna ketika anak bulu sedang mengikuti instingnya dalam misi berburu.
3. Jadikan kumisnya sebagai sensor ukur jarakJika anda memahami cara menyetir kendaraan, maka anda pasti tahu betapa pentingnya kehadiran sebuah spion. Nah sama halnya dengan manusia yang membutuhkan spion saat menyetir kendaraan untuk bermanuver, kucing juga membutuhkan kumisnya untuk dapat melakukan mobilisasi dengan baik khususnya di siang hari.
"Kumis kucing itu istimewa. Kumis yang dimiliki kucing itu minimal seukuran lebar tubuhnya. Nah itu digunakan mereka sebagai sensor untuk mengukur jarak atau bergerak khususnya di siang hari karena kalau siang hari pengelihatan mereka tidak bagus," kata Dokter Hewan Novi Wulandari yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).
4.Hewan yang memahami emosi dengan baikKucing ternyata merupakan hewan dengan pemahaman emosi yang baik. Kucing bisa memahami perasaan senang, sedih, hingga marah yang dialami manusia atau pun sesama kawanan kucing.
Penelitian dari National Center for Biotechnology Information menjelaskan kucing bisa memahami emosi secara baik karena bisa mengintegrasikan visual seperti mimik muka dan gestur tubuh dengan intonasi suara yang sedang dilakukan baik oleh sesama kucing maupun pemiliknya.
Dalam hasil lanjutannya, Angelo Quaranta dalam penelitian itu menjelaskan bahwa lewat pemahaman emosi itu rupanya kucing bisa menentukan sebuah relasi akan dibawa ke arah seperti apa.
5.Perlu dipenuhi kebutuhan vaksinKucing yang sudah dipelihara dan memiliki majikan rupanya memiliki kebutuhan yang cukup tinggi dari segi kesehatan. Dokter Hewan Novi mencatat vaksin menjadi salah satu tanggung jawab pemilik kucing untuk dilakukan setiap tahunnya.
Pada saat awal anda memutuskan untuk mengadopsi atau merawat kucing, vaksin menjadi alat penting untuk menjaga kesehatan fisik kucing. Ada dua jenis vaksin yang seringjali diberikan pada kucing.
Untuk vaksin umum mengandung tiga langkah pencegahan pada wabah, seperti Distemper atau Panleukopenia, parvo, serta infeksi saluran pernafasan. Ada juga vaksin khusus seperti vaksin rabies yang muncul untuk membantu kucing bisa terhindar dari bahaya rabies.
Sumber:
Antaranews(bal)