LANGIT7.ID, Jakarta - Kenduri Cinta yang digagas Emha Ainun Najib (Cak Nun) akhirnya kembali digelar di Taman Islam Marzuki (TIM), Jakarta Pusat setelah dua tahun berkeliling ke berbagai tempat.
Kenduri Cinta yang sejak pertengahan 2000 digelar di Taman Ismail Marzuki turut mengambil peran dalam aktivasi Pusat Kesenian Jakarta di wilayah Cikini itu. Kenduri Cinta adalah bagian dari Majelis Masyarakat Maiyah yang digagas Cak Nun dan tersebar di seluruh Indonesia.
Fahmi Agustian, Panitia Kenduri Cinta menjelaskan, Kenduri Cinta edisi Maret 2020 menjadi edisi terakhir di TIM lantaran Covid-19 mewabah di Tanah Air. Setelah aktif kembali, Kenduri Cinta digelar di berbagai tempat karena TIM dalam Tahap renovasi.
Baca Juga: Kritik Cak Nun ke Sistem Pendidikan Modern: Singkirkan Perdagangan dari Pendidikan
Kenduri Cinta akhirnya kembali ke TIM pada Juli 2022. Awalnya, acara tersebut dijadwalkan pada Jumat, 15 Juli 2022. Namun acara itu dibatalkan lantaran pihak Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) tidak memberi izin karena sedang masa PMB.
“Dan seperti biasanya saja, teman-teman Kenduri Cinta enteng-enteng saja untuk membatalkan acara. Namun, kami juga memahami bahwa kerinduan jamaah Kenduri sudah menggebu-gebu. Forum rutin setiap bulan ini sudah membuktikan, mau dilaksanakan kapan saja dan di mana saja, jamaah akan tetap hadir,” tulis Fahmi di akun twitternya.
Pada Jumat pagi (15/7/2022), Fahmi dihubungi pihak Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) untuk menanyakan kesiapan Kenduri Cinta jika digelar di Taman Ismail Marzuki.
“Tentu saja saya jawab; bisa! Dari penggiat Kenduri Cinta langsung mengajukan tanggal; 22 Juli 2022,” tutur Fahmi.
Pada Selasa (19/7/2022), penggiat Kenduri Cinta bertemu dengan pihak TGUPP di Balai Kota DKI Jakarta untuk koordinasi. Para penggiat lalu melanjutkan koordinasi dengan UPP Jaktim dan Jakpro.
"Kenapa Jakpro? Karena proses revitalisasi TIM dilakukan oleh Jakpro. Setelah bertemu Mba Adela, kami berkomunikasi dg Pak Vero selaku Kepala UPP Jaktim dan langsung memproses semua keperluan administrasinya. Sekaligus juga dengan pihak Jakpro. Komunikasi intens berlangsung dengan pihak-pihak terkait,” ucap Fahmi.
Awalnya, pihak Jakpro khawatir dengan acara itu dan ada wacana penundaan, karena proses pembangunan Graha Bhakti Budaya dan Planetarium belum selesai. Setelah koordinasi, pegiat KC meyakinkan bahwa jamaah tidak akan memasuki area-area bangunan yang belum selesai dibangun.
“Kekhawatiran pihak Jakpro sangatlah wajar. Dan tugas kami dari Kenduri Cinta adalah menjamin bahwa jamaah tidak akan masuk red zone,” kata Fahmi.
Pada Rabu, 20 Juli 2022, para penggiat Kenduri Cinta menggelar technical meeting dilakukan di TIM. Lalu, sore hari menjelang Maghrib publikasi resmi dirilis melalui media sosial Kenduri Cinta.
“Forum reboan malam itu pun membahas persiapan teknis secara utuh, karena hanya ada jeda waktu 1 hari saja,” kata Fahmi.
Sempat ada kendala karena
vendor sound system yang biasa digunakan. Vendor
soung system itu tidak bisa mendukung acara karena alat-alat sedang digunakan di
event lain. Tapi akhirnya, kendala tersebut teratasi karena pihak
vendor membantu mencarikan
vendor lain.
Pada Kamis malam (21/72022), tenda mulai dipasang di depan Plaza Teater Besar Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Cikini. Pas hari H, sejak siang para penggiat Kenduri Cinta sudah di lokasi dan mengawal teknis persiapan penataan
Sound System.
“Semula, Gubernur Anies Baswedan kami undang untuk turut hadir, karena kami mempertimbangkan bahwa momen kembalinya Kenduri Cinta ke Taman Ismail Marzuki ini adalah momen yg spesial. Namun, karena agenda yg padat, beliau tidak bisa hadir,” ujar Fahmi.
Baca Juga: SMK Global Jombang, Sekolah Cak Nun untuk Didik Pemuda di Tanah Kelahirannya
Kenduri Cinta juga mengundang pihak Dinas Kebudayaan, UPP Jaktim, TGUPP Gubernur DKI Jakarta, dan Jakpro. Pihak-pihak tersebut yang terlibat dan membantu dalam proses persiapan acara sepekan terakhir.
“Pada akhirnya, kegembiraan dan kebahagiaan adalah yg kita rasakan bersama di Kenduri Cinta bulan Juli tadi malam. Kita bersyukur dan bergembira dengan kembalinya Kenduri Cinta di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat,” ungkap Fahmi.
Akhirnya, pada Jumat (22/7/2022) malam, Taman Ismail Marzuki mendapatkan kembali spiritnya. Dengan hadirnya ribuan orang jamaah maiyah yang dahaga akan spiritual dan kejernihan dalam pikiran.
(jqf)