LANGIT7.ID, Jakarta -
Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan dua jenis baru begonia, yaitu Begonia fairchildii dan Begonia Molucca. Penemuan ini sekaligus menambah daftar spesies baru flora di Indonesia.
Peneliti di Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN, Wisnu Handoyo Ardi mengatakan, kedua jenis baru tersebut merupakan endemik di Kepulauan Maluku. "Begonia fairchildii saat ini hanya dapat ditemukan di Pulau Halmahera dan Kahatola, sedangkan Begonia moluccana hanya di Halmahera saja," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (25/7/2022).
Baca Juga: Pakar Unpad: Indonesia Perlu Kembangkan Riset Tanaman Obat HerbalBegonia fairchildii merupakan jenis yang unik pada kelompok begonia seksi Petermannia yang ada di wilayah Indonesia. Karakter spesifik pembeda dari jenis ini adalah terdapat pada perhiasan bunga betinanya yang berjumlah dua helai dan bintil-bintil bagian pertemuan antara pangkal daun dengan ujung tangkai daunnya.
"Sedangkan Begonia molucca dapat dibedakan dari beberapa kombinasi karakter. Seperti pada tangkai daunnya yang lebih panjang, dan tangkai buah (
infructescence) yang lebih pendek," ucap Wisnu.
Kedua jenis begonia tersebut memiliki buah bersayap tiga. Pada saat buah matang, tangkainya akan tetap lurus dan tidak melengkung.
Spesimen kedua jenis ini dikoleksi pada 2011, dalam kegiatan eksplorasi kerja sama antara Kebun Raya Bogor dan Fairchild Tropical Botanic Garden (USA). Kegiatan eksplorasi tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk napak tilas eksplorasi David Fairchild ke Maluku.
Baca Juga: Liburan Seru di Pulau Penang, Taman Nasional Terkecil di DuniaNama Begonia fairchildii digunakan sebagai bentuk apresiasi kepada botanis Amerika, David G Fairchild, sebagai kolektor spesimen tipe dan juga botanis yang melakukan ekspedisi botani di wilayah Maluku pada 1940-an. Sedangkan Begonia moluccana diambil dari nama kepulauan jenis ini ditemukan.
Wisnu mengatakan, secara umum begonia lebih banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias karena keunikan baik corak, serta bentuk daunnya. "Namun beberapa jenis diketahui memiliki potensi obat yang cukup prospektif. Salah satu jenis endemik dari Sulawesi (Begonia medicinalis) yang telah dimanfaatkan oleh penduduk lokal sebagai obat berbagai macam penyakit termasuk kanker," tutur Wisnu.
Sebagai informasi, di dunia terdapat 2070 spesies begonia. Sedangkan di Indonesia diperkirakan tedapat kurang lebih 400 jenis. Sampai saat ini baru 70 begonia yang telah terkonservasi di Kebun Raya Bogor.
Baca Juga:
Sacha Inchi, Si Kacang Gunung yang Kaya Manfaat dan Bernilai Ekonomis Tinggi
BRIN Temukan Cecak Papeda, Spesies Baru dari Maluku(asf)