LANGIT7.ID - , Jakarta - Aksi remaja melakukan peragaan busana di tempat penyeberangan di Jalan Tunjungan Surabaya, Ahad (24/7/2022) dibubarkan Satpol PP. Pembubaran
Tunjungan Fashion Week terpaksa dilakukan karena tidak berizin dan menimbulkan kemacetan.
Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melalui akun Instagram terverifikasi, @ericahyadi_ menjelaskan penghentian kegiatan Tunjungan Fashion Week adalah untuk kenyamanan pengguna jalan. Menurut Eri, program
fashion week bisa dilangsungkan saat
car free day. Baca juga: CFW Lahirkan Event Fesyen Kreatif di Sejumlah Daerah di Indonesia"Juga bisa digelar di Balai Pemuda dan berbagai ruang terbuka hijau, dengan tetap jaga kebersihan dan tidak merusak taman. Atau di
pedestrian dengan konsep terjadwal dan berizin supaya bisa diatur agar tidak mengurangi kenyamanan masyarakat luas," lanjutnya.
Senada dengan Eri, Wakil Gubernur Jawa Timur
Emil Elistianto Dardak mengatakan kreasi anak-anak muda ini harus diwaspadai dengan format dan konsep yang tepat.
"Saya yakin Cak Eri akan menemukan format yang tepat untuk mewadahi kreativitas, meramaikan Jalan Tunjungan. Supaya teman-teman kita ini tidak kemudian bikin kemacetan yang mengganggu lalu lintas," kata Emil seperti dikutip dari Antaranews, Selasa (26/7/2022).
Emil menyarankan agar kegiatan
fashion week tidak berlangsung di tempat penyeberangan jalan. Menurut Emil, kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan mengambil tempat di trotoar sepanjang Jalan Tunjungan.
Selain itu, Emil menekankan, fesyen yang digunakan muda-mudi harus mencerminkan budaya lokal.
Baca juga: Ini Keuntungan Baim Wong Bila Merek CFW Lolos Pendaftaran HaKI(est)