LANGIT7.ID, Makkah - Pergantian
Kiswah Kakbah menjadi salah satu momen paling sakral di Masjidil Haram. Kain khusus penutup kiblat umat muslim itu kini diganti setiap 1 Muharram atau memasuki tahun baru Islam.
Pergantian
Kiswah Kakbah sudah menjadi tradisi tahunan. Tahun ini kiswah diganti pada 1 Muharram 1444 H bertepatan pada Sabtu, 30 Juli 2022. Acara meriah itu digelar pada Jumat (29/7/2022) malam.
Kiswah baru Kakbah dikerjakan 200 teknisi khusus Saudi yang bekerja di Kompleks Raja Abdulaziz. Mereka berjibaku setiap hari merampungkan kiswah baru sampai waktu yang telah ditentukan.
Baca Juga: Kiswah Kain Hitam Penutup Kakbah Diganti pada 1 Muharram
Di tempat tersebut, para teknisi menenun, menjahit, dan mencetak secara manual dan mesin menggunakan 47 lembar kain dan benang. Mesin yang digunakan merupakan mesin jahit komputerisasi terbesar di dunia dengan panjang 16 meter.
Kain dijahit menjadi lima bagian yang berbeda. Kain itu lalu dipasang pada alas dengan cincin tembaga. Sekitar 670 kilogram sutra mentah diberi warna hitam. Kiswah lalu dihiasi dengan ayat-ayat Al-Qur'an yang disulam ke kain dengan 120 kilogram benang emas 21 karat dan 100 kilogram benang perak.
Biaya pembuatan kiswah seberat 850 kilogram baru diperkirakan menelan biaya 25 Juta Riyal, atau lebih dari $6,5 juta atau sekitar Rp100 Miliar. Kiswah itu jadi penutup Kakbah paling mahal dari sebelumnya.
Penanggung jawab penggantian
kiswah Kakbah, Imam Besar Masjidil Haram Syaikh Abdurrahman As-Sudais, mengatakan, Kiswah Kakbah mulanya diganti pada malam Arafah atau 9 Dzulhijjah. Namun, pihak Kerajaan Arab Saudi memutuskan memindahkan waktu penggantian pada malam 1 Muharram.
Baca Juga: Hadiah Kiswah dari Kerajaan Arab, Ada untuk Negara dan Pejabat
“Pergeseran dari kebiasaan berusia puluhan tahun untuk menggantinya pada malam Arafah, sesuai keputusan kerajaan yang dikeluarkan baru-baru ini,” kata Syaikh Abdurahman As-Sudais, dikutip arabnews, Sabtu (30/7/2022).
Tradisi penggantian kiswah Kakbah itu sudah berlangsung selama berabad-abad. Dulu, kiswahh diganti setiap 9 Dzulhijjah saat jamaah haji berangkat ke dataran Arafah. Pada saat itu, kondisi Masjidil Haram kosong, sehingga penggantian kiswah berjalan lancar.
(jqf)