LANGIT7.ID, Jakarta - Pandangan sekolah negeri lebih baik dari
swasta dinilai tidak relevan. Namun stigma ini sudah tertanam kuat di masyarakat secara turun temurun sampai sekarang.
Sekretaris Umum PP
Muhammadiyah, Abdul Mu’ti mengatakan, sekolah pun berlomba-lomba memperbanyak anak didik yang lulus ke sekolah negeri sebagai tolok ukur kemajuan sekolah.
"Inilah yang tidak disetujui dan diharapkan," kata Abdul Mu'ti dalam keterangannya, Selasa (2/7/2022).
Baca Juga: Kurang Murid Akibat Zonasi, Pemerintah Perlu Kaji Kebutuhan SekolahDi lingkungan Muhammadiyah, kata dia, banyak yang ikut berlomba meloloskan anak didiknya masuk ke sekolah negeri. Misal dari SD ke SMP negeri atau SMP ke SMA negeri, termasuk universitas.
"Itu menurut saya ukuran yang subjektif," katanya.
Padahal menurut dia, banyak kampus Muhammadiyah yang telah menduduki 10 besar kampus terbaik di dunia Islam berdasar pemeringkatan Unirank.
Artinya, kampus-kampus Muhammadiyah ini telah mengalahkan banyak universitas negeri di Indonesia. Karena itulah stigma ini harus dihapus.
"Tapi publik masih menganggap seperti itu," ujar dia.
(bal)