LANGIT7.ID, Jakarta - Penyebaran
cacar monyet (monkeypox) di dunia terus meluas. Lebih dari 17.000 warga di 75 negara dikonfirmasi terinfeksi cacar monyet.
Spanyol menjadi negara dengan jumlah kasus terbanyak disusul Amerika Serikat dan Perancis. Lantas bagaimana dengan Indonesia?
Baca Juga: 3 Fakta Cacar Monyet, Diduga Mewabah di IndonesiaJuru Bicara Covid-19
Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Syahril menyebutkan sejauh sini belum ditemukan kasus cacar monyet di Indonesia. Meskipun sebelumnya ada sembilan orang diduga terinfeksi virus tersebut.
"Sampai saat ini belum ditemukan kasus Monkeypox di
Indonesia. Sebelumnya, ada 9 kasus yang diduga terinfeksi Monkeypox. Usai dilakukan pemeriksaan PCR, kesembilan orang tersebut dinyatakan negatif Monkeypox," kata Jubir Syahril dalam keterangannya, Rabu (3/8/2022).
Kendati demikian, Kemenkes melakukan berbagai mitigasi guna mengantisipasi penyebaran cacar monyet di Indonesia. Salah satunya memperkuat
surveilans di pintu masuk ke negara, baik darat, laut maupun udara.
Baca Juga: Warga Jawa Tengah Diduga Terindikasi Idap Cacar MonyetSelanjutnya Dinkes Provinsi dan Kabupaten/Kota, KKP, laboratorium, rumah sakit, puskesmas dan fasyankes diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Terutama pasca penetapan wabah cacar monyet sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau Darurat Kesehatan Masyarakat yang menjadi perhatian Internasional oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Selain itu, Kemenkes juga menyiapkan dua laboratorium rujukan pemeriksa cacar monyet di Indonesia. Di antaranya Pusat Studi Satwa Primata LPPM IPB dan Laboratorium Penelitian Penyakit Infeksi Prof. Sri Oemiyati BKPK.
"Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan diri dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker serta membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)," tambah Syahril.
Baca Juga:
WHO Sebut Butuh Respons Serius Hentikan Wabah Cacar Monyet
Wabah Cacar Monyet Bisa Dihentikan, Begini Solusi WHO(asf)