LANGIT7.ID, Jakarta - Survei yang dilakukan American Psychological Association (APA) mengatakan, 87 persen orang dewasa
stres diakibatkan oleh tingginya harga kebutuhan dan pandemi tak kunjung usai.
Sekitar tiga perempat orang yang disurvei oleh APA mengatakan mereka kewalahan dengan banyaknya krisis yang dihadapi dunia. Setengahnya mengatakan biaya hidup yang tinggi juga jadi penyebab stres yang signifikan.
Melansir dari Wall Street Journal, Rabu (3/8/2022) stres yang dibiarkan berlarut dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, termasuk depresi, penyakit jantung, sistem kekebalan tubuh menurun, dan obesitas.
Baca juga: Bestie, Ini Sederet Manfaat Istirahat Cukup Bagi Kesehatan"Saat stres seseorang cenderung tak dapat berpikir dengan baik. Sama halnya saat merasa terancam, otak mendorong kelenjar adrenal untuk melepaskan hormon epinefrin, yang juga dikenal sebagai adrenalin," tulis artikel tersebut dilansir Rabu (3/8/2022)
Hal tersebut membuat jantung bekerja lebih cepat, memindahkan darah ke otot, pernapasan tak terkendali, hingga lonjakan glukosa memberi tubuh ledakan energi.
Kelenjar adrenal juga melepaskan hormon kortisol. Ketika otak tidak lagi mendeteksi ancaman, kadar kortisol turun. Ini berpotensi membuat stres menjadi kronis dan menurunkan kondisi kesehatan seseorang.
Cara Hilangkan Stress dengan SederhanaProfesor dan psikolog kesehatan klinis di departemen psikiatri di Kampus Medis Universitas Colorado Anschutz, Helen L. Coons mengatakan, ada tiga cara sederhana untuk hilangkan stres, yakni latihan fisik, hubungan sosial, dan menghabiskan waktu di alam.
“Bahkan jika itu hanya 20 menit di sekitar lingkungan Anda, [berjalan] baik untuk Anda secara fisik, imunologis, terutama ketika melakukannya dengan orang lain,” kata Helen.
Baca juga: Konsep Aquarium Hias, Bikin Ruang Tamu Lebih HidupAktivitas tersebut dapat membantu menormalkan perubahan hormonal yang dihasilkan dari stres kronis. Berjalan cepat mengaktifkan respons stres tubuh.
Sementara itu, olahraga teratur membantu respons stres seseorang menjadi lebih efisien. Pada saat olahraga, ini dapat memperkuat fungsi sistem serotonin di otak, yang memengaruhi suasana hati, dan sistem dopamin.
Setidaknya 10 menit untuk berjalan dan berolahraga di alam terbuka untuk menurunkan tingkat stres. Menghabiskan waktu di alam menurunkan aktivitas sistem saraf simpatik sehingga mampu mengatur hormon stres.
(sof)