LANGIT7.ID, Jakarta - Sebuah kisah nyata diceritakan oleh Ustadz Khalid Basalamah soal masuknya Islam seorang pemuda Nasrani. Hidayah ini datang kepada laki-laki tersebut hanya karena melihat shaf shalat.
Ustadz Khalid menceritakan, peristiwa ini terjadi di Amerika Serikat, ketika seorang mahasiswa, pemuda Muslim menonton siaran langsung shalat Isya di Masjidil Haram saat bulan Ramadhan di apartmennya.
"Lalu ada rekannya sebelah kamarnya datang, biasa kalau ada teman datang, lalu diajak masuk dan mengobrol sama-sama. Mereka kemudian menonton siaran langsung itu (shalat)," kata Ustadz Khalid dalam kutipan ceramah pendeknya di Youtube dikutip Langit7.id, Selasa (10/8/2021).
Nasrani sempat bertanya "Itu rumah ibadah kalian?", lalu dijawab "Iya, itu masjid kami.". Kemudian pemuda Muslim ini bertanya balik kepada temannya yang seorang Nasrani terkait jumlah orang-orang yang berada di dalam kerumunan Masjidil Haram.
Saat itu sedang di malam ganjil, 10 malam terakhir Ramadhan. Semua ummat Islam tentu sedang mengejar keutamaan malam Lailatul Qadr, sehingga masjid penuh, mulai dari pelataran, di lantai atasnya. Kemudian Nasrani menanggapi bahwa jumlah ummat Islam di Masjidil Haram sekitar 500.000 orang.
"Untuk saat ini (malam ganjil), kemungkinan sekitar 1-1,5 juta orang," kata si Muslim dikatakan Ustadz Khalid.
Kemudian mahasiswa Muslim ini mengatakan, bahwa semua orang di tempat tersebut akan patuh dalam satu instruksi. Meski orang yang memberikan instruksi ini tidak dikenal. Mereka akan berbaris rapat, meski di sebelahnya juga bukan orang yang familiar bagi mereka.
Kemudian pemuda Nasrani ini awalnya tidak percaya. Sebab selain hanya dalam satu instruksi, jamaah di masjid tersebut tidak saling kenal satu sama lain, termasuk dengan orang yang memberikan instruksi tersebut.
"Tidak sampai setengah menit, mereka akan rapi dan ikut instruksi satu orang ini," kata pemuda Muslim tersebut.
Kemudian iqomah dalam siaran tersebut. Imam shalat, Syaikh Sudais, masuk dan mengimbau agar jamaah merapikan shaf shalat. Seketika seluruh orang di tempat itu berbaris rapi, semua aktivitas ditinggalkan, kecuali berdiri menghadap kiblat, bersiap untuk shalat.
"Tidak sampai setengah menit, semuanya rapi. Lalu imam tersebut bertakbir mengawali shalat. Semua jamaah mengikutinya, terus begitu sampai akhirnya salam," ujar Ustadz Khalid.
Sehabis shalat, semua orang tersebut satu per satu mulai membubarkan diri. Kemudian tiba-tiba saja si pemuda Nasrani tersebut mengatakan hal yang luar biasa. Dia bersedia masuk Islam.
"Masukkan saya ke dalam Islam. Ini (agama) bukan buatan manusia," kata si Nasrani.
(bal)