LANGIT7.ID, Jakarta -
Komisi III DPR RI memberikan perhatian tinggi terkait penanganan dan penyidikan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Dalam hal ini, Komisi III terus melakukan komunikasi intens dengan Mabes Polri untuk memantau perkembangan kasus.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Adies Kadir mengatakan pihaknya akan melakukan rapat kerja dengan Kapolri Jenderal
Listyo Sigit Prabowo untuk membahas penyidikan kasus. Agenda rapat kerja dijadwalkan pada 23 Agustus mendatang.
Baca Juga: Ferdy Sambo Minta Dimaafkan Usai Rekayasa Penembakan Brigadir J"Kami baru masuk nanti tanggal 16 Agustus dan baru bisa memulai rapat-rapat itu tanggal 18 Agustus, karena 16-17 itu upacara kenegaraan, jadi kita tanggal 18 baru mulai. Kita ada rencana untuk rapat kerja juga dengan Kapolri, tanggal 23 Agustus rencananya di agendakan demikian juga dengan Komnas HAM dan LPSK," kata Adies dalam keterangan persnya, dikutip Senin (15/8/2022).
Adies menuturkan bahwa masa reses kali ini digunakan Komisi III DPR untuk melakukan kunjungan ke Provinsi Jambi. Kunjungan ini dalam rangka menyerap masukan, aspirasi hingga membahas anggaran dengan mitra Komisi III DPR. Di antaranya Polda Jambi, BNNP Jambi, Kejaksaan Tinggi Jambi, Kanwil Kumham Jambi, hingga Pengadilan Tinggi Jambi.
Terkait kasus Brigadir J, Politisi Partai Golkar itu mengapresiasi langkah Kapolri yang dinilai cukup transparan dan akuntabel selama proses penyidikan berlangsung. Sehingga penanganan dan penetapan tersangka dilakukan secara cepat.
Baca Juga: Batal Periksa Bharada E, Ini Penjelasan Komnas HAM"Kami di Komisi III melihat Pak Kapolri dalam hal ini melakukan gerakan-gerakan yang cukup transparan dan sangat akuntabel dan cepat. Kita melihat bagaimana beliau menonaktifkan, kemudian menetapkan tersangka dengan cepat dan kasusnya juga berjalan dengan cepat," ujar Adies.
Adies mengatakan bahwa Komisi III DPR menantikan hasil kerja dari Tim Khusus Mabes Polri dan ingin mendengarkan secara langsung perkembangan dari kasus pembunuhan
Brigadir J.
"Mulai dari pimpinan sampai dengan anggota, kita selalu melakukan komunikasi dengan para pengambil kebijakan di Mabes Polri jadi kita memantau terus. Kami ingin mendengarkan secara langsung perkembangannya dan seperti apa nanti akhir dari kasus tersebut," tuturnya.
Baca Juga:
Komnas HAM: Ferdy Sambo Akui Brigadir J Masih Hidup saat Tiba di Jakarta
Motif Pembunuhan Brigadir J Belum Terungkap, Jokowi: Tanya Kapolri(asf)