LANGIT7.ID, Jakarta - Pada musim transisi atau pancaroba, penyebaran penyakit kian meningkat karena cuaca tidak menentu. Pergeseran suhu memungkinkan berbagai kelompok virus berkembang biak, yang kemudian menyebarkan penyakit menular.
Virus paling umum menyerang adalah Human Rhinovirus (HRV) yang menyebabkan flu. Virus ini berkembang dalam cuaca yang lembab, seperti di musim semi dan musim dingin.
Lalu saat peralihan ke musim panas, orang yang memiliki alergi musiman akan mengalami sesak, pilek, mata gatal, batuk-batuk, saat menghirup terkena debu.
Dokter penyakit dalam di Orlando Health di Florida, Dr Benjamin Kaplan mengatakan, infeksi virus di musim panas biasanya lebih ringan daripada saat musim dingin.
Baca Juga: Manfaat Minum Air Hangat Pagi Hari setelah Bangun Tidur"Sebab itu orang cenderung terkena flu saat musim dingin. Saat cuaca makin dingin dapat mengurangi respons kekebalan dan memungkinkan virus untuk bereplikasi lebih banyak," kata Kaplan melansir dari Narayana Health, Senin (15/8/2022).
Oleh karena itu, kita harus berupaya meningkatkan kekebalan tubuh agar tak mudah terpapar penyakit pada musim pancaroba. Sebab, perintah menjaga kesehatan disebut dalam Surat Al Baqarah ayat 195.
وَاَنْفِقُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَلَا تُلْقُوْا بِاَيْدِيْكُمْ اِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَاَحْسِنُوْا ۛ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ
Artinya: "Dan infakkanlah (hartamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) ke dalam kebinasaan dengan tangan sendiri, dan berbuatbaiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik."
Baca Juga: Daftar Film Tentang Kemerdekaan Indonesia, Ungkap Jasa Umat IslamOrang tidak menjaga kesehatan bisa jadi termasuk dalam golongan yang menjatuhkan diri dalam kebinasaan. Sebab, tidak merawat apa yang telah diberikan oleh Allah.
Berikut lima cara menghindari penyakit musim pancaroba:
1. Rajin Mencuci TanganTangan merupakan alat gerak pada tubuh manusia yang fungsinya sangat vital untuk beraktivitas. Tangan menyentuh berbagai hal sehingga memungkinkan kuman tak kasat mata menempel di permukaan kulit.
Cuci tangan sebelum menyentuh bagian wajah, seperti mata, telinga, dan hidung. Pastikan tangan bersih sebelum makan untuk mengurangi kemungkinan kotoran yang menempel diserap sistem pernapasan.
2. KumurSebuah studi dari National Library of Medicine mengungkapkan, orang yang rajin berkumur dengan air biasa lebih kecil kemungkinannya untuk terkena penyakit di musim pancaroba.
Ini disebut sebagai cara paling sederhana untuk membersihkan bakteri yang mungkin tertinggal di mulut dan tenggorokan. Disarankan untuk berkumur selama 60 detik dan meludahkannya.
3. Rajin OlahragaTak hanya dapat memperkuat otot tubuh, olahraga juga membantu mencegah virus. Olahraga ringan secara teratur dengan durasi 45 menit, setiap tiga sampai lima hari per pekan lebih mampu melawan penyakit pernapasan bagian atas.
4. Tidur Lebih BanyakBeristirahat merupakan salah satu yang terpenting dalam menghindari virus di musim pancaroba. Mereka yang tidur kurang dari tujuh jam per malam tiga kali lebih rentan terkena flu. Lebih baik tidur tujuh jam hingga delapan jam pada malam hari.
Selain itu, sempatkan untuk tidur sekitar 30-40 menit di siang hari. Ini memungkinkan tubuh dapat beraktivitas lebih optimal.
5. Jaga Pola MakanDisarankan untuk konsumsi makanan dengan kandungan empat sehat lima sempurna. Hindari konsumsi yang mengandung kafein, alkohol, dan makanan dengan kandungan minyak tinggi.
Konsumsi makanan atau minuman dengan kandungan vitamin C tinggi, seperti jeruk, stroberi, brokoli, dan paprika. Vitamin C dapat melindungi sel tubuh untuk mencegah radikal bebas. Kemampuan vitamin C melawan flu karena dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Baca Juga: DPR Jadwalkan Rapat Kerja dengan Kapolri Terkait Kasus Brigadir J(zhd)