Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 28 Mei 2026
home masjid detail berita

Tafsir An-Nas, Surat Penangkal dan Penyembuh Sihir

fajar adhitya Kamis, 18 Agustus 2022 - 06:05 WIB
Tafsir An-Nas, Surat Penangkal dan Penyembuh Sihir
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Surat An-Nas ada lah surat ke-114 dalam Al-Qur'an yang berarti Manusia. Dinamakan An-Nas karena dimulai dengan firman Allah قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ di mana kata An-Nas diulang sebanyak lima kali.

Surat ini turun bersamaaan dengan surah sebelumnya, Al-Alaq dan merupakan surah Makiyyah menurut jumhur ulama. Surat An-Nas dan Al-Alaq disebut juga syrat Al-Mu'awwdzatain yang berarti dua surat perlindungan.

Baca Juga: Tafsir Surat Al-Hijr Ayat 9: Allah Jamin Kelestarian Al-Quran

Prof. Dr. Wahbah Az-Zuhaili dalam Tafsir Al-Munir menjelaskan, Al-Qur'an dimulai dengan surah Al-Faatihah yang merupakan permintaan pertolongan kepada Allah dan memuji'Nya. Al-Qur'an diakhiri dengan dua surat al-Mu'awwidzatain yang bertujuan untuk meminta pertolongan kepada Allah juga.

Surat An-Nas mengandung isti'aadzah atau permintaan perlindungan kepada Allah SWT, Tuhan seluruh manusia dari segala kejahatan Iblis dan bala tentaranya. Iblis dan bala tentaranya terdiri jin dan manusia dapat melalaikan manusia dengan cara menebarkan rasa waswas dalam diri.

"Surat ini, Al-Falaq dan al-lkhlaash adalah surat-surat yang digunakan oleh Rasulullah saw. Untuk meminta perlindungan kepada Allah dari sihir," tulis Prof Wahbah A-Zuhaili.

Dalam Tafsir Jalalain dijelaskan asbabun nuzul atau sebab turunnya surat An-Nas. Imam Baihaqi di dalam kitab Dalailun, Nubuuwah-nya telah mengetengahkan kan sebuah hadis melalui jalur AI-Kalbi yang diterimanya dari Abu Saleh, Abu $aleh menerimanya dari Ibnu Abbas r.a.

Baca Juga: Tafsir Surat Al-Waqiah Ayat 77-80: Makna Al-Muthahharun

Ibnu Abbas telah menceritakan bahwa Rasulullah mengalami sakit keras, lalu dua malaikat datang menemuinya. Salah seorangnya duduk di sebelah kepalanya, sedangkan yang lainnya di sebelah kakinya.

Malaikat yang berada di sebelah kedua kakinya berkata kepada malaikat yang berada di sebelah kepalanya: "Apakah yang kamu lihat?" Malaikat yang berada di sebelah kepalanya menjawab: "Tabb".

Malaikat yang berada di sebelah kakinya bertanya: 'Apakah Tabb itu?" Ia menjawab: "Sihir".

Lalu, malaikat yang ada di sebelah kakinya bertanya: "Siapakah yang menyihirnya?" Ia menjawab: "Lubaid Al-A'sam, orang Yahudi".

Baca Juga: Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 245: Janji Allah Tentang Sedekah

Malaikat yang berada di sebelah kakinya bertanya: "Di manakah sihir itu disimpan?" Malaikat yang ada di sebelah kepalanya menjawab: "Di dalam sumur keluarga si Fulan, ia terletak di bawah sebuah batu besar dalam keadaan terbungkus".

Kemudian mereka berdua mendatangi sumur itu, lalu menguras airnya dan mengangkat batu besar, selanjutnya mereka mengambil buntelan itu, lalu membakarnya. Dan pada waktu subuh, yaitu pagi hari dari malam itu, Rasulullah. mengutus Ammar ibnu Yasir beserta beberapa orang lainnya untuk mengambil buntelan sihir itu.

Lalu mereka mendatangi sumur tersebut. Sesampainya di sana, tiba-tiba mereka melihat air sumur itu seakan-akan berwarna merah darah. Selanjutnya mereka menguras air sumur tersebut, lalu mengangkat batu besar yang ada di dalamnya, kemudian mengeluarkan buntelan sihir, lalu langsung membakarnya.

Ternyata di dalam buntelan itu terdapat seutas tali yang padanya ada sebelas buhul atau ikatan. Lemudian diturunkan kedua surat ini (Al-Falaq dan An-Nas) kepada Rasulullah setiap kali beliau membaca satu ayat dari kedua surat tersebut, terlepaslah satu ikatannya.

Baca Juga:

Tafsir Surat Ibrahim Ayat 7: Wajib Bersyukur agar Hati Tenang

Tafsir Surat An-Nisa Ayat 93: Balasan dari Allah kepada Pembunuh


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 28 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)