LANGIT7.ID, Jakarta - Buah hati memang kerap kali bergantung pada orang tuanya. Namun seiring berjalannya waktu, anak semakin besar dan harus bisa menjalani hidup secara mandiri. Mendidik anak mandiri pun bukan perkara mudah.
Mendidik anak agar mandiri perlu dilakukan sedari kecil agar mereka mampu dan terbiasa. Memang memerlukan kesabaran untuk melatih kemandirian anak, namun kita bisa memulainya dengan hal-hal kecil terlebih dahulu.
Kita bisa mulai dari rutinitas kesehariannya sendiri, seperti makan hingga mandi. Kebiasaan tersebut harus diimplementasikan secara rutin agar anak mulai terbiasa dan keluar dari zona nyamannya. Berikut tiga pola asuh anak agar cepat mandiri:
Baca Juga: Siksa Kucing Undang Murka Allah, Sayangi Kucing Dapat RahmatNya1. Dorong Anak dalam Menghadapi TantanganHal pertama ini sangat perlu dilakukan agar anak tidak menjadi seorang pemalu. Sebab anak pemalu cenderung manja karena rasa gugup dan takut dalam melakukan sesuatu. Ketika pola asuh ini rutin dilakukan, maka si kecil secara perlahan akan belajar menghadapi tantangan yang akan mendukung proses tumbuh kembangnya.
2. Memberikan Contoh yang BaikSelanjutnya, pola asuh anak yang sangat baik adalah dengan memberikan contoh yang baik. Karena anak usia dini kerap kali meniru apa yang orang tuanya lakukan, bahkan hal-hal kecil sekali pun. Berikan contoh yang baik bagi anak dalam kesehariannya seperti memberaskan mainan. Contoh sikap seperti ini akan menjadi kebiasaan anak yang mendukung proses tumbuh kembangnya.
3. Bangun Pendekatan yang Baik dengan AnakHubungan baik antara anak dengan orang tua sangat diperlukan agar apa yang orang tua sampaikan didengar oleh anak. Jika orang tua dan anak memiliki hubungan yang tidak harmonis, maka apa yang orang tua sampaikan ke anak tidak akan didengar. Bagaimana ingin menerapkan pola asuh yang baik dan mandiri bila seorang anak pun enggan mendengarkan nasihat dari orang tuanya.
Jika anak nakal, sebaiknya panjatkan doa agar si buah hati nurut dengan perkataan orang tuanya. Sebagaimana firman Allah SWT: “
Rabbana hab lana min azwajina wa dzurriyatina qurrata a’yunin waj’alna lil muttaqina imama”
Artinya: Ya Rabb, anugerahkanlah kepada kami, istri-istri kami, dan keturunan-keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.
Baca Juga: Tips Khusyuk saat Salat, Begini Saran Ustadz Hanan Attaki(zhd)