Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home global news detail berita

Penggerak Ekonomi Warga, Emil Dorong Kepala Desa Melek Digital

Andi Muhammad Senin, 22 Agustus 2022 - 20:23 WIB
Penggerak Ekonomi Warga, Emil Dorong Kepala Desa Melek Digital
Penggerak Ekonomi Warga, Emil Dorong Kepala Desa Melek Digital. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) mengemukakan, konsep tinggal di desa, rezeki kota, bisnis mendunia bisa terwujud kalau para kepala desanya melek digital. Kepala desa berperan penting dalam meningkatkan ekonomi warganya melalui inovasi digital.

"Konsep ini bisa berjalan dengan cara kadesnya harus melek digital untuk dapat menggerakan ekonomi melalui inovasi teknologi," kata Emil saat meresmikan Kantor Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah, Garut, Senin (22/8/2022).

Emil mencontohkan, inovasi budi daya ikan lele, e-fishery di Indramayu, yang berhasil meningkatkan penghasilan peternak lele tak lepas dari peran kades yang paham digital dan menangkap peluang ekonomi. Inovasi digital serupa juga terjadi di Kabupaten Sukabumi melalui terobosan teknologi penangkap ikan fish finder.

"Dua contoh inovasi itu bukti peran kades yang melek teknologi," ucap Emil.

Baca Juga: Kasus Penembakan Kucing, Ridwan Kamil: Semoga Tidak Terulang Lagi

Konsep tinggal di desa, rezeki kota, bisnis mendunia yang Kang Emil terapkan di Jabar merupakan respons terhadap disrupsi digital dan pandemi Covid-19.

Menurut dia, desa adalah masa depan, tapi syaratnya menguasai digital. Ia pun kembali mencontohkan, produk sabun cuci Mencrang yang dijual warga desa secara online membuat omset meningkat hingga puluhan juta rupiah per bulan.

"Warga desa sekarang jualannya harus online, termasuk produk-produk pertanian yang terbukti hasilnya meningkat," kata Emil.

Sebelum disrupsi digital, konsep tinggal di desa, rezeki kota, bisnis mendunia sulit diwujudkan. Arus urbanisasi pun sulit ditekan karena warga desa menganggap, dari sisi pendapatan dengan tinggal di kota lebih baik dibandingkan di desa.

"Sebelum disrupsi digital konsep tersebut sulit diwujudkan, maka banyak yang hijrah karena menganggap hidup di kota lebih baik," ujar Emil.

Baca Juga: Tips Parenting dari Ustadz Abdul Somad, Sediakan Waktu untuk Anak

Namun di era digital saat ini, konsep tinggal di desa, rezeki kota, bisnis mendunia relevan dan mudah dilakukan. Apalagi warga desa kini umumnya juga memiliki telepon pintar yang bisa dijadikan alat berjualan.

"HP (handphone) itu sekarang bukan alat komunikasi saja, melainkan sudah menjadi alat produksi, asal ada kemauan dan dukungan dari kadesnya," tutur Emil.

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)