Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 16 Juli 2026
home global news detail berita

Bjorka Berulah Lagi, 105 Juta Data Penduduk Indonesia Milik KPU Bocor

ummu hani Rabu, 07 September 2022 - 12:39 WIB
Bjorka Berulah Lagi, 105 Juta Data Penduduk Indonesia Milik KPU Bocor
Ilustrasi peretas. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Anggota forum online dari Breached Forums bernama Bjorka kembali berulah. Terkini, peretas itu mengekspos kebocoran 105 juta data penduduk Indonesia yang diduga milik Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Bahkan, data tersebut juga dijual Bjorka seharga USD5.000 atau sekitar Rp74,5 juta. Selain itu, dibagikan pula 2 juta sampel di situs Breached.to.

Baca juga:

Kebocoran 1,3 Miliar Data Simcard HP, Kominfo: Kita Investigasi Lagi

Tembus 1,3 Miliar, Ini Cara Cek Nomor Telepon yang Bocor di Internet


Data yang bocor berisi informasi penduduk Indonesia, terdiri dari Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga (KK), nama lengkap, alamat domisili, hingga keteragan status disabilitas. Data tersebut memiliki ukuran 4 GB (file terkompres) atau 20 GB (file tidak terkompres).

Sebagai informasi, Bjorka merupakan anggota forum yang juga mengekspos kasus kebocoran 1,3 miliar data kartu SM dan 26 juta data pelanggan Indihome. Rentetan pembobolan data yang dilakukan Bjorka ini terjadi pada Agustus 2022 lalu.


Data Valid


Menanggapi hal tersebut, Pakar Keamanan Siber Communication and Information System Security Research Center (CISSReV), Pratama Persadha mengatakan, data masyarakat yang bocor dari KPU tersebut valid.

"Data yang bocor valid. Saya sudah test beberapa data dari sampel yang diberikan, itu valid," ujar Pratama dalam keterangan resmi kepada Langit7.id, Rabu (7/9/2022).

Baca juga:

Data Dijual di Forum Online, Kominfo Sebut Tak Simpan Registrasi Kartu SIM

1,3 Miliar Nomor Telepon Masyarakat Indonesia Bocor dan Diperjualbelikan


Menurut Pratama, rentetan kebocoran data yang terjadi di Indonesia karena kurangnya perhatian dari jajaran pemerintah terkait keamanan siber.

"Security Awarness dari para pemimpin sangat kurang sekali, ini salah satu penyebab kebocoran data terus terjadi," tutur Pratama.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 16 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan