Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Gus Yahya: Kasus Gontor Tak Kurangi Peran Pesantren di Tengah Masyarakat

Muhajirin Rabu, 07 September 2022 - 18:34 WIB
Gus Yahya: Kasus Gontor Tak Kurangi Peran Pesantren di Tengah Masyarakat
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Foto: Langit7.id/Muhajirin)
LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), menilai, kasus kematian santri di Pondok Modern Darussalam Gontor berinisial AM tidak mengurangi kontribusi pesantren dalam mencerdaskan bangsa.

Gus Yahya menyebut peristiwa di Gontor merupakan kesalahan yang merupakan kebocoran di dalam sistem pengelolaan pesantren. Namun, peristiwa itu sebenarnya bisa dicegah.

"Tapi, lepas dari kesalahan yang ditimbulkan, kita semua tahu bahwa manfaat dan peran yang sangat besar dari pesantren untuk mendidik anak-anak secara nyata dirasakan oleh masyarakat," kata Gus Yahya saat ditemui di The Ritz-Carlton Jakarta, Rabu (6/9/2022).

Baca Juga: Ketum PBNU Dukung Gontor Atasi Kasus Kematian Santri AM

Kontribusi yang telah ditampilkan pesantren dalam mendidik generasi tak bisa dibantah. Atas dasar itu, Gus Yahya yakin masyarakat tetap melihat pesantren sebagai lembaga terbaik dalam mendidik anak-anak.

"Saya yakin bahwa masyarakat masih tetap melihat pesantren sebagai salah satu lembaga pendidikan yang terpercaya dalam mendidik anak-anak, bukan soal pengetahuan saja, tapi juga soal mental," ucap Gus Yaya.

Gus Yahya meminta semua pengurus pesantren di Tanah Air, terutama pesantren di bawah naungan PBNU, menjadikan kasus Gontor sebagai peringatan. Terutama pesantren yang memiliki ribuan santri.

Baca Juga: Usut Kasus Santri AM, Polres Ponorogo Akui Gontor Kooperatif

Menurutnya, hal utama yang harus dibenahi adalah manajemen pengelolaan santri. Gus Yahya mengakui mengelola ribuan santri bukan hal mudah. Namun semua masalah bisa teratasi jika pesantren mempunyai sistem manajemen yang baik.

"Kita memerlukan suatu cara yang sungguh-sungguh bisa diandalkan untuk mengelolah santri-santri yang tinggal di pesantren. Mudah-mudahan di masa yang akan datang, ini bisa dikelola dengan baik, dan bisa dicegah hal agar tidak terulang," ujar Gus Yahya.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)