LANGIT7.ID, Ponorogo - Desa Temon merupakan salah satu desa yang terletak di sebelah tenggara wilayah Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur. Desa ini memiliki berbagai produk unggulan sektor pertanian, salah satunya olahan tape dari singkong.
Dilansir dari kanal YouTube Gontortv, Sabtu (10/9/2022), olahan tape memang menjadi unggulan di Desa Temon. Bahkan, produk hasil olahan tape tersebut turut membantu perekonomian masyarakat setempat.
Baca Juga: Desa Wisata jadi Prioritas Pengembangan Pariwisata di Kabupaten PasuruanHasil olahan tape ini menjadi salah saktu sektor pendapatan ekonomi masyarakat Desa Temon. Terlebih, produk tersebut juga sudah dikenal luas oleh masyarakat di luar Desa Temon.
Masyarakat Desa Temon juga melakukan berbagai kegiatan di sektor perekonomian melalui sarana perdagangan, seperti warung dan juga pasar tradisional. Desa Temon yang memiliki area persawahan mencapai 537 hektar juga dimanfaatkan untuk kegiatan sektor pertanian seperti menanam padi, jagung, cabai, dan lainnya.
Selain itu, masyarakat di Desa Temon juga memperhatikan sarana dan prasarana di sektor kesehatan. Desa Temon memiliki berbagai fasilitas kesehatan, seperti Posyandu dan juga Puskesmas.
![Menjelajahi Desa Temon, Penghasil Tape Pendorong Ekonomi Masyarakat]()
Selain sektor kesehatan, masyarakat Desa Temon juga memperhatikan sektor pendidikan. Di sini, ada beberapa sekolah yang dibangun mulai dari Taman Kakak-Kanak (TK), Madrasah Ibtidaiyyah (MI), Madrasah Tsanawiyyah (Mts), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta Madrasah Aliyah (MA).
Baca Juga: Desa Wisata Tulungrejo, Miliki Kebun Apel Terluas di Asia TenggaraMasyarakat Desa Temon yang mayoritas penduduknya umat Islam, juga memiliki 43 mushala dan empat masjid sebagai penunjang kegiatan ibadah yang tersebar di seluruh penjuru desa.
![Menjelajahi Desa Temon, Penghasil Tape Pendorong Ekonomi Masyarakat]()
Tak hanya pendidikan formal, di Desa Temon juga terdapat pendidikan non formal seperti Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang terdapat di beberapa masjid. Adapun tenaga pengajarnya juga berasal dari masyarakat sekitar yang ikhlas dan rela mengajar di TPA.
Masyarakat Desa Temon juga gemar mengadakan dan mengikuti kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan individual. Salah satunya seperti workshop mengajar TPA di Desa Temon.
Baca Juga:
Desa Wisata Pandanrejo, Lumbung Stroberi di Kota Batu
5 Tujuan saat Berwisata, Jadikan Jalan-Jalan Bernilai Ibadah(asf)