LANGIT7.ID, Jakarta -
Ustadz Khalid Basalamah memberikan nasihatnya kepada laki-laki agar mempunyai prinsip dalam hidup. Jangan sampai merendahkan hati di hadapan perempuan.
Menurut dia, kodrat laki-laki sebagai
pemimpin di keluarga. Namun bukan berarti acuh tak acuh terhadap istri dan merasa sebagai raja.
"Prinsip di sini artinya, membantu wanita (istri) dengan perhatian lebih ketika mereka membutuhkan. Laki-laki ini sebagai penaung bagi
kaum hawa," kata dia dalam kutipan ceramahnya, Senin (12/9/2022).
Namun berbeda ceritanya ketika istri menunjukkan rasa tidak butuh. Maka sebagai laki-laki mesti punya prinsip lebih tidak membutuhkan mereka.
Baca Juga: Tausiah Ustaz Khalid Basalamah: Jangan Sia-siakan WaktuHal itu adalah prinsip untuk tidak merendahkan diri di depan wanita. Apalagi bila wanita ini adalah seorang istri. "Sebab, ketika wanita sudah menyombongkan diri di hadapan laki-laki maka tidak ada lagi wibawa," ungkapnya.
Kendati demikian, dai kelahiran Makassar 47 tahun lalu itu mengingatkan, laki-laki mesti memiliki sifat kasih sayang kepada istri.
Termasuk berusaha menafakahi dan berupaya memenuhi segala kebutuhan rumah tangga. Hal itu karena tugas dan kewajiban seorang laki-laki sebagai pencari nafkah keluarga.
Pakar Fikih Kontemporer, Prof KH Ahmad Zahro, mengungkapkan, kewajiban mencari nafkah hanya berlaku bagi suami. Itu berdasarkan Surah An-Nisa ayat 34. Dalam ayat tersebut, Allah Ta’ala berfirman:
"Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah hartanya." (QS An-Nisa: 34).
Prof Zahro mengatakan, 4 mazhab sepakat bahwa yang berkewajiban mencari nafkah adalah suami. Itu salah satu cara Islam melindungi dan menjunjung tinggi hak-hak perempuan.
(bal)