LANGIT7.ID, Ankara -
Korban tewas akibat banjir di wilayah Laut Hitam,
Turki meningkat menjadi 40 orang. Hampir 950 personel SAR di Bartin, 2.807 di Kastamonu, dan 1.693 di Sinop melakukan pekerjaan bantuan di daerah yang terkena dampak.
Banjir, yang disebabkan hujan lebat di wilayah Laut Hitam di utara negara tersebut, Rabu (11/8/2021), menyebabkan 34 orang tewas di Provinsi Kastamonu. Hal tersebut seperti yang disampaikan Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD).
Baca Juga: Bencana Alam Turki: Kebakaran Terkendali, Banjir MelandaSementara, enam korban tewan lainnya terjadi di Provinsi Sinop. Upaya pencarian terhadap seorang korban masih berlangsung di Provinsi Bartin.
Sebanyak 341 orang di Bartin, 1.380 di Kastamonu, dan 526 di Sinop dievakuasi ke daerah aman dengan helikopter dan kapal. Sementara Bulan Sabit Merah Turki mengirimkan 223 relawan, sembilan truk katering, dan 54 kendaraan ke wilayah tersebut.
Pada Jumat (13/8/2021), Presiden
Recep Tayyip Erdogan mengunjungi distrik Bozkurt di Kastamonu, daerah yang paling parah dilanda banjir. "Kami akan melakukan yang terbaik secepat mungkin, dan mudah-mudahan kami akan bangkit," kata Erdogan.
Baca Juga: Setahun Hagia Sophia Sebagai Masjid, Erdogan: Simbol Peradaban MuslimErdogan mengumumkan bahwa tempat-tempat yang terkena dampak telah dinyatakan sebagai daerah bencana. Tempat-tempat tersebut dapat menunda iuran pajak dan pedagang lokal akan diizinkan menunda pembayaran ke Lembaga Jaminan Sosial Negara.
Bantuan juga akan diberikan untuk menutupi kerugian harta benda, kendaraan, dan tempat kerja.Pembayaran pinjaman bisnis juga akan ditunda, dengan negara bagian untuk menyiapkan rencana dukungan darurat untuk daerah yang dilanda bencana. (Sumber:
Anadolu Agency)
Baca Juga: Menteri Lingkungan Turki Kecam Negara G7 yang Sumbang Polusi Terbesar bagi Bumi Perhatikan Adab Bermedia Sosial Biar Tak Jadi Fasik(asf)