Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 Juli 2026
home global news detail berita

Dirjen Bimas Islam: Agama Harus Jadi Instrumen Perekat Bangsa

ummu hani Kamis, 29 September 2022 - 20:00 WIB
Dirjen Bimas Islam: Agama Harus Jadi Instrumen Perekat Bangsa
Gedung Kemenag di Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat. Foto: Istimewa.
LANGIT7.ID, Jakarta - Indonesia merupakan negara dengan ragam budaya atau multikultur. Keragaman ini kerap menjadi sebuah perbedaan yang bisa saja memecah persatuan.

Oleh karena itu, Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam berupaya untuk meningkatkan kehidupan beragama Indonesia. Ini agar berfungsi sebagai instrumen perekat bangsa.

Dirjen Bimas Islam, Prof Kamarudin Amin mengatakan, agama tidak hanya sebagai urusan pribadi antara hati seseorang dengan Tuhan, tetapi juga harus berkontribusi dalam membangun negara.

Baca Juga: Hari Santri 2022 jadi Momentum Mengembalikan Peran Pondok Pesantren

“Agama harus dijadikan sebagai instrumen sosial perekat bangsa dengan meningkatkan kehidupan umat. Maka dari itu, Bimas Islam membentuk berbagai program untuk menjadikan peran agama sebagai kontribusi pembangunan negara,” ujar Prof Kamarudin dalam keterangannya di kantor Kemenag RI, Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Guru Besar Ilmu Hadis ini mengatakan, Bimas Islam tengah melatih 50 ribu penyuluh untuk dapat memberikan bimbingan agama kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

“Mereka (penyuluh) menjadi entitas yang strategis untuk meningkatkan literasi umat. Jadi, kesolidan umat, keberagaman umat, literasi keberagaman umat ini dibimbing oleh penyuluh,” ucapnya.

Menurut Prof Kamarudin, kapasitas penyuluh harus memahami konsep islam moderat, yang berarti akomodatif, toleran, nirkekerasan, dan berkembang.

“Bimas Islam meningkatkan kapasitas penyuluh agar mereka berkualitas dan berkapasitas dalam memberikan wawasan tentang moderasi agama di Indonesia. Perilaku dan sikap mereka (penyuluh) harus moderat karena mereka akan mencerahkan agama,” tutur Prof Kamarudin.

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:57
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan