LANGIT7.ID, Malang - Suporter Arema FC yang masih berada di rumah sakit di wilayah Malang dan sekitarnya masih banyak yang dirawat di bangsal perawatan. Beberapa diantaranya masih belum diketahui identitasnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Jawa Tengah membuka nomor layanan informasi korban kerusuhan Liga 1 2022/2023.
Masyarakat dapat menghubungi nomor layanan ini untuk mengetahui kondisi keluarga artau kerabat yang turut serta dalam pertandingan Arema FC vs Persebaya, di
Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022).
Baca Juga: The Jakmania: Kerusuhan Kanjuruhan Bukan Rivalitas dan FanatismeAkun media sosial resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menginformasikan, bagi masyarakat yang sampai saat ini belum mengetahui keberadaan keluarga yang terkena musibah di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang dapat menghubungi Posko Layanan Informasi di nomor 0858-6161-6109. Bisa layanan telepon atau WhatsApp.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyatakan, Pemprov dan Pemkab bersedia menanggung layanan kesehatan para korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.
Jika seluruh penanganan tersebut di RSSA kota Malang maka akan menjadi tanggungan Pemprov Jatim.
Kemudian jika berada di Rumah Sakit wilayah Kabupaten Malang serta korbannya adalah warga Kabupaten Malang maka akan menjadi tanggungan Pemkab Malang. Begitu juga yang berada di daerah Kota Malang masuk dalam tanggungan Pemkot Malang.
Baca Juga: 127 Suporter Meninggal, Begini Awal Mula Kisruh di Kanjuruhan “Kami, Pak Bupati Malang, Pak Walikota Malang, juga akan menyampaikan santunan kematian, sedangkan untuk yang mengalami luka berat juga akan diberikan bantuan kepada keluarga korban”, tutur Khofifah saat meninjau kondisi korban kerusuhan di RSSA Kota Malang, Ahad (2/10/2022).
Berdasarkan data catatan pihak kepolisian , hingga saat ini ada sekitar 180
suporter yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit. Kerusuhan itu juga berimbas pada rusaknya 13 mobil 10 di antaranya merupakan kendaraan Polri.
"Dalam kejadian tersebut telah meninggal 127 orang, dua di antaranya anggota Polri," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam konferensi pers di Malang, Ahad (2/10/2022) dini hari.
(sof)