LANGIT7.ID - , Jakarta - Pedangdut
Lesti Kejora tengah menjadi perbincangan publik lantaran dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (
KDRT) yang dilakukan sang suami,
Rizky Billar.
Menurut surat laporan polisi yang tersebar, disebutkan selain membanting, Billar juga mencekik leher Lesti. Imbas kejadian tersebut perempuan berusia 23 tahun ini mengalami
cedera di bagian leher.
Lantas, apa dampak cedera leher?
Baca juga: Cedera Makin Parah, Carlos Fortes Dirujuk ke BulgariaSpesialis kedokteran olahraga, dr Antonius Andi Kurniawan mengatakan cedera leher beragam, maka dampak yang terjadi pun berbeda.
"Cedera leher sebenarnya macam-macam bisa karena trauma misal itu terjadi karena jatuh atau ada gerakan-gerakan tertentu yang membuat cedera leher, tetapi juga ada yang sifatnya
overuse. Overuse itu misalnya kita duduk di depan
komputer terlalu lama terus kemudian posisi duduknya tidak sesuai sehingga bikin lehernya sakit," ujar dr Andi saat dihubungi Langit7, Kamis (6/10/2022).
Menurut dia, cedera trauma dan
overuse memiliki dampak yang berbeda. Untuk cedera trauma dampaknya servikal, yakni tulang belakang yang ada di leher, yang di dalamnya terdapat saraf.
"Jadi kalau misalnya terjadi cedera saraf bisa menyebabkan kelumpuhan atau tidak berfungsinya saraf tersebut," katanya.
Baca juga: Cedera Punggung, Anthony Ginting Mundur dari Japan Open 2022Sementara, tipe overuse bisa menyebabkan cedera pada bahu.
"Tapi kalau cedera tipenya overuse, misalnya ada kekakuan otot leher karena duduk di depan komputer terlalu lama atau main games, maka cedera yang disebabkan bisa cedera bahu hingga tidak bisa mengangkat," pungkasnya.
(est)