LANGIT7.ID, Jakarta -
Telur merupakan salah satu produk hewani yang paling banyak dikonsumsi masyarakat karena mudah diolah. Selain itu, telur memiliki ketahanan yang cukup lama.
Namun, masih banyak orang yang kurang tepat dalam menyimpan telur sehingga
cepat busuk. Padahal, umumnya telur dapat bertahan hingga 30 hari sejak induk ayam bertelur.
Divisi Kesehatan Masyarakat Veteriner dari IPB, Dr Trioso mengatakan, ketersediaan telur yang selalu ada dan mudah diperoleh harus diimbangi dengan pengetahuan masyarakat tentang penanganannya. Tujuannya untuk memperlambat penurunan kualitas atau kerusakan telur.
"Penanganan telur yang baik dan sehat yang harus dilakukan oleh masyarakat yakni memastikan bentuk telur normal, tidak retak, tidak ada kotoran yang menempel, serta ketika kita raba cangkang telur licin tidak kasar," kata Dr Trioso, dalam Podcast (EV-Cast) bertajuk 'Pemilihan dan Penanganan Telur Konsumsi yang Baik dan Sehat', dikutip
Langit7.id dari Youtube SKHB IPB Official, Senin (10/10/2022).
Baca Juga: Bahaya Konsumsi Telur Mentah, Rentan Terinfeksi Bakteri SalmonellaLebih lanjut Dr Trioso menyampaikan, agar menjaga telur tahan lama, sebelum disimpan harus disortir. Pisahkan antara telur bersih dengan yang kotor dan retak.
"Telur yang kotor sebaiknya dicuci terlebih dahulu sebelum disimpan. Telur yang retak sebaiknya dibuka kemudian dimasukkan ke dalam plastik. Selanjutnya, seluruh telur disimpan ke dalam lemari pendingin," ucap Dr Trioso.
Adapun cara peletakan telur dengan benar sebaiknya bagian ujung lancip menghadap bawah dan yang tumpul atas. Sebab, bagian ujung tumpul mempunyai kantong udara sehingga jika terbalik meletakkannya dikhawatirkan akan mempengaruhi kualitas telur.
“Masa penyimpanan telur yang tidak dicuci bertahan sampai 30 hari. Telur yang dicuci hanya akan bertahan sampai 15 hari, karena terjadi proses penguapan sehingga lebih cepat membusuk dan mengalami penurunan bobot,” tutur Dr Trioso.
(bal)